5.000 Warga Kota Jambi Belum Rekam e-KTP, Dukcapil Kota Jambi Minta Lurah dan RT Aktif

Menjelang akhir 2018 jumlah warga Kota Jambi yang belum merekam KTP elektronik sebanyak 5000 orang.

5.000 Warga Kota Jambi Belum Rekam e-KTP, Dukcapil Kota Jambi Minta Lurah dan RT Aktif
ANTARA FOTO/IRWANSYAH PUTRA
29012016_E-KTP 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jambi mengaku ketersediaan blangko KTP saat ini masih aman. Bahkan masih tersedia hingga awal tahun 2019.

Kepala Dukcapil Kota Jambi, Mulyadi Yatub mengatakan, bahwa biasanya jelang akhir tahun dan memasuki awal tahun sering terjadi kekosongan blangko e-KTP. Hal ini dikarenakan biasanya masih dalam proses penganggaran dan baru tersedia triwulan pertama.

"Tapi untuk saat ini kondisinya relatif ya, artinya habis nanti datang lagi. Ini kita mau mengajukan lagi ke provinsi," katanya.

Namun kata dia, ketersediaan blangko saat ini masih mencukupi. Sebab Jika tidak, tentunya nanti akan mengganggu proses Pemilu 2019.

Jumlah yang tersedia saat ini sekitar 2.000 blanko. Jumlah akan ditambah lagi oleh Pemrov Jambi dalam waktu dekat.

"Kalau tidak tersedia nanti pemilu bisa terhambat," katanya.

Kata Mulyadi, menjelang akhir 2018 jumlah warga Kota Jambi yang belum merekam KTP elektronik sebanyak 5000 orang.

"Ini data termasuk pemilih pemula yang akan memilih pada 17 April 2019," katanya.

Baca: Belum Sempat Cicipi, Dua Pemuda Tanjab Timur Ditangkap Duluan

Baca: Jalan Dusun Tigo Putus Karena Banjir, Motor Mobil Mongok, Pemilik Rakit Ketiban Untung Jutaan

Baca: Biaya Penanganan Konflik di Kerinci Habiskan Rp 9 Miliar

Baca: Korban Keracunan Soto Saat Yasinan Bertambah jadi 50 Orang, Polisi Masih Menunggu Uji Labor

Baca: Begini Akhirnya Kondisi Bocah 4 Tahun Korban Keracunan Makanan di Kuala Tungkal

Oleh karena itu pihaknya saat ini terus melakukan sosialisasi dan upaya jemput bola bagi masyarakat yang belum melakukan perekaman KTP.

Nantinya bagi warga yang belum merekam tersebut akan diinformasikan kepada lurah dan diteruskan kepada ketua RT. Sehingga masyarakat tersebut mengetahui.

"Ketua RT atau lurah bisa melapor Jika ada warganya yang belum melakukan perekaman," pungkasnya.

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved