Realisasi Pekerjaan Turap di Mandi Angin dan Pulau Aro Melemah, Jelang Akhir Tahun Baru 60 Persen

Diakui Kabag Pembangunan, dari kesekian banyak pekerjaan proyek fisik di SKPD, sepertinya tidak semua pekerjaan yang bisa rampung 100 persen

Realisasi Pekerjaan Turap di Mandi Angin dan Pulau Aro Melemah, Jelang Akhir Tahun Baru 60 Persen
TRIBUNJAMBI/WAHYU HERLIYANTO
Satu diantara proyek pembangunan di Kabupaten Sarolangun 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Wahyu Herliyan

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Progres kegiatan proyek fisik di Kabupaten Sarolangun sudah mendekati 90 persen, secara rilnya berada diangka 89, 60 persen dari anggaran Rp 219 milyar.

Keterangan ini dikatakan Kabag Pembangunan Setda Pemkab Sarolangun, Masri.

Ia mengatakan persentase tersebut berdasar data yang di himpun dari masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) hingga November 2018.

Menurut Masri, untuk laporan final kegiatan fisik dari SKPD, atau hingga habis masa kontrak pekerjaan oleh rekanan belum diterima oleh pihaknya dari SKPD terkait, namun ia berasumsi, jika persentase proyek fisik diangka 89,60 persen pada bulan November 2018 akan mengalami peningkatan hingga habisnya masa kontrak.

"Dari pemantauan kami di lapangan beberapa waktu yang lalu, secara umum pekerjaan fisik dalam proses finishing," jelasnya rabu (19/12)

Baca: VIDEO: Belasan Kerangka Manusia Ditemukan Saat Gali Septic Tank, Hanya Berbalut Plastik Hitam

Baca: Video Viral, Camat Paal Merah Kota Jambi Marah Kepada Warga yang Ketahuan Buang Sampah Sembarangan

Baca: Lelang Pemkot Jambi Harga Sepeda Motor Rp 500 Ribu, 69 Kendaraan Dilego Catat Tanggal dan Caranya

Diakui Kabag Pembangunan, dari kesekian banyak pekerjaan proyek fisik di SKPD, sepertinya tidak semua pekerjaan yang bisa rampung 100 persen, misalkan saja pekerjaan turap di Mandi Angin dan ada lagi pekerjaan turap di desa Pulau Aro, Kecamatan Pelawan.

Meski demikian, pihaknya pesimis dua item kegiatan tersebut sulit untuk bisa rampung 100 persen.

Sebab, realisasi pekerjaan melemah, sedangkan laporan di November 2018, lalu pekerjaannya belum mencapai 60 persen,begitu juga dengan hasil pemantauan pihaknya di lapangan, sepertinya pisimis untuk bisa rampung 100 persen.

Namun, Masri tidak bisa menjelaskan kendala yang memicu terhadap melemahnya progres dua proyek turap tersebut.

Baca: Late Night Sale Jelang Tahun Baru, Mal Jamtos Kota Jambi Pesta Diskon Hingga 50 Persen

Baca: Dua Warga Teluk Nilau Meninggal dan Kritis Karena Keracunan, Dinkes Turunkan Tim Labor Ambil Sampel

Baca: Banjir di Kota Jambi 220 KK Terdampak, Pemkot Beri Bantuan Korban Meninggal Karena Hanyut

Halaman
12
Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved