Diskusi Buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini "Isinya Kena di Hati"

Gramedia Jambi greeting bersama komunitas pecinta buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) berlangsung sukses.

Diskusi Buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini
Tribunjambi/Fitri
Gramedia Jambi greeting bersama komunitas pecinta buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) berlangsung sukses. Kegiatan ini berlangsung di lantai dua Toko Buku Gramedia Jambi, Selasa (18/12). 

Laporan wartawan Tribun Jambi Fitri Amalia

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Gramedia Jambi greeting bersama komunitas pecinta buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) berlangsung sukses. Kegiatan ini berlangsung di lantai dua Toko Buku Gramedia Jambi, Selasa (18/12).

Tidak hanya mengulik isi buku NKCTHI, kegiatan ini juga diramaikan dengan pembacaan puisi, sharing dan live akustik.

Erna, Supervisor Toko Buku Gramedia Jambi mengatakan, kegiatan ini juga diisi dengan bertukar pengalaman pembaca buku NKCTHI dan membuat kalimat-kalimat bermakna.

"Isi bukunya sangat simpel, sangat bermakna dan mengena dihati, dan bagi pembaca, gimana pesan-pesan penting, itu sampai nggak ke mereka, terus di acara tadi kita juga menantang mereka untuk membuat kata-kata yang bisa menggugah hati, tetapi menggunakan pikiran mereka sendiri kita hanya kasih clue saja, misalkan mantan, ini untuk melatih dan mengajarkan pembaca," jelasnya.

Kegiatan ini juga dilakukan secara Live Instagram dan Facebook, jadi peserta langsung bisa menyampaikan kata kata pilihan dari buku NKCTHI untuk orang terkasih atau pribadi.

Ia berharap dengan kegiatan ini pihaknya dapat mengundang langsung sang penulis, Marchella FP,  dan penulis mengetahui di Jambi banyak penggemarnya yang jatuh hati dengan karyanya.

"Kita harap ke depan bisa mengundang penulisnya langsung, nantinya kalimat-kalimat yang ditulis teman-teman yang datang hari ini, kita posting di medsosnya kita dan kita tag ke Marchella FP, biar penulis tahu di Jambi juga hasil karyanya booming," ujar Erna.

Baca: Partai Gugat Caleg yang Mundur, Bawaslu Hanya Punya Waktu 14 Hari

Baca: Begini Kronologi Meninggalnya Mantan Rektor Unja, Aulia Tasman

Baca: Jalan Gubeng di Surabaya Amblas Secara Misterius

Baca: 30 Menit Dicecar Petugas, Melki Akhirnya Tunjukkan Tempat Rahasianya

Sekitar 50 peserta mengikuti Gramedia Jambi greeting bersama komunitas pecinta buku NKCTHI. Tidak hanya remaja saja, tetapi ibu-ibu dari Majelis Taklim MKI juga ikut berpartisipasi.

Vera Soviani, satu di antara peserta majelis taklim yang ikut bedah buku hari ini. Ia mengenal buku ini dari anaknya.

"Anak saya tahu saya penggemar puisi, dia kasih tau saya ada puisi model baru yang kalimatnya simpel dan mengena, setelah saya baca, rasanya eh iya ya ini kayaknya kita udah pernah ngalamin, jadi seperti menemukan jawaban dan isinya manusiawi, tiap kata dan tiap lembar buku ini mengandung makna walau hanya satu baris," ujarnya.

"Tidak perlu mencari benar atau salah, apa yang benar dan siapa yang salah, yang penting kompromi," itu mengena banget bagi saya."

Lain halnya dengan Vera, Indra Lesmana justru terdorong untuk membuat kata-kata motivasi.

"Dalam buku ini, saya termotivasi untuk menulis kata-kata dari pikiran saya sendiri, seperti 'Tadinya cuma ingin menatap, lama ditatap saya memutuskan ingin menetap,'" jelasnya saat membaca hasil tulisannya.

"Kalo saya, ada satu kalimat yang mengena untuk saya, kalau nggak salah gini kata-katanya, 'Kita mau lari kemanapun, dimanapun, kapanpun, masalah yang ada akan tetap berada di belakang kita, nggak akan pernah habis, maka berbaliklah arah dan hadapi,'" tutup Erna.

Penulis: fitri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved