Akhir Tahun 2018 Pekerjaan Fisik di Kerinci Baru 73 Persen, Askar Jaya Jelaskan Alasannya

Masih ada sejumlah kegiatan dalam lingkup pemerintahan Kabupaten Kerinci yang belum selesai dikerjakan pihak ketiga

Akhir Tahun 2018 Pekerjaan Fisik di Kerinci Baru 73 Persen, Askar Jaya Jelaskan Alasannya
TRIBUNJAMBI/DARWIN SIJABAT
Ilustrasi: Pengerjaan proyek 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Meskipun sudah masuk pertengahan bulan Desember 2018.

Namun, masih ada sejumlah kegiatan dalam lingkup pemerintahan Kabupaten Kerinci yang belum selesai dikerjakan pihak ketiga.

Bedasarkan data yang diperoleh dari Bagian Ekonomi Pembangunan Setda Kabupaten Kerinci hingga akhir November, realisasi fisik hanya baru mencapai 73,50 persen sedangkan realisasi keuangan baru 68,73 persen.

Kabag Ekobang Setda Kerinci, Askar Jaya dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

Dia mengatakan, hingga saat realisasi fisik dan keuangan belum mencapai 100 persen, karena masih sedang dikerjakan dan rekap masing-masing Organisasi Perangkat Daerah.

Baca: Digelar Pada Februari 2019, Kelas Inspirasi Kerinci Mulai Rekrut Relawan, Ini Cara Mendaftarnya

Baca: Dimusnahkan, Dukcapil Muarojambi Bakar 9.703 Blangko E-KTP Rusak

Baca: Menangkan Mobil Mewah 700 Juta, Pengemudi Ojol Dedi Heryadi Akan Umrohkan Orangtua dan Mertua

Baca: Habiskan Waktu 10 Jam Lebih, KPU akan Simulasi Ulang Penghitungan Suara

"Ya, Realisasi fisik 73.50 persen, Realisasi keuangan 68.73 persen, data itu hingga akhir Nopember 2018. Tapi secara total realisasi APBD tahun 2018 bisa diperoleh tanggal 10 Januari 2019. Kalau sampai 20 Desember masih direkap," ujarnya.

Selain masih ada OPD yang sedang merekap realisasi keuangannya, lanjut Askar, masih ada beberapa kegiatan yang sedangkan melakukan finising pengerjaannya.

"Masih ada yang sedang dikerjakan, karena mengejar waktu, saat ini sudah masuk pertengahan bulan desember," tambahnya.

Ditanya bagaimana apa pengerjaan yang tidak selesai sampai 31 Desember ? Kata Askar Jaya, akan diberi sanksi bila waktu yang ditentukan belum juga rampung pengerjaannya.

"Kalau sampai Batas akhir sesuai dengan kontraknya belum juga selesai akan disanksikan putus kontrak," tegasnya.

Dia berharap kepada pihak ketiga, meskipun sudah masuk pertengahan bulan Desember, dirinya minta kepada pihak ketiga untuk tetap mengutamakan kualitasinya.

"Jangan waktu terdesak asal-asal dibuat dan tidak berkualitas," pungkasnya.(*)

Penulis: heru
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved