Tantang Prabowo Soal 'Indonesia Punah' 2019, Wiranto: tapi Kalau Semua Punah, Buat Apalagi Rumah

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menantang calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto saat ditemui usai menggelar rapat koordinasi tingkat menteri di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (16/10/2017). (KOMPAS.com/Kristian Erdianto) 

Tantang Prabowo Soal 'Indonesia Punah' 2019, Wiranto: tapi Kalau Semua Punah, Buat Apalagi Rumah

TRIBUNJAMBI.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menantang calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto untuk taruhan rumah.

Hal ini ia lakukan untuk menanggapi pernyataan Prabowo yang menyebut Indonesia punah jika ia gagal dalam pemilihan presiden 2019.

"Kalau sehabis pemilu Prabowo kalah dan Indonesia tetap utuh tidak punah, maka rumah hambalang diserahkan kepada saya. Sebaliknya kalau lndonesia Punah maka rumah saya di Bambu Apus diserahkan ke Prabowo, tapi kalau semua punah, buat apalagi rumah," ujar Wiranto, berdasarkan keterangan resmi yang diterima Tribunnews.com, Selasa (18/12/2018).

Prabowo sebelumnya menyebut Indonesia bisa punah jika dirinya dan calon wakil presiden Sandiaga Uno kalah dalam pemilihan presiden 2019.

Hal itu disampaikan Prabowo saat berpidato dalam acara Konferensi Nasional Partai Gerindra di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Senin (17/12/ 2018).

Baca: IDI Provinsi Jambi 2017 Masuk Kategori Sedang, Kesbangpol Gelar Pokja

Baca: Sambut Libur Natal dan Tahun Baru, Bank Mandiri dan Danamon Siapkan Rp 14 Triliun

Baca: Pengemudi Ojek Online Menang Mobil, Begini Sejarah Mobil Mewah Mini Cooper hingga Berharga Fantastis

Wiranto pun mengungkapkan keheranannya atas pernyataan Prabowo itu.

Menurut nya, hal itu adalah ancaman serius bagi Indonesia.

"Itu sama saja dengan ancaman serius. Belum ada dalam sejarah modern dalam pemilihan umum yang demokratis, seorang tokoh kalah lantas negara itu bubar atau punah," ujar Wiranto.

Sebagai Menko Polhukam, Wiranto menjamin Indonesia akan baik-baik saja dan pemilihan umum 2019 akan berlangsung dengan baik.

"Negara akan punah tidak mungkin tibatiba, mesti ada gejalanya, indikasinya atau ada peningkatan eskalasi sangat serius yang mengancam eksistensi negara itu," ucap Wiranto.

Menurut Wiranto apa yang Ia katakan adalah mendasar, sebab berdasarkan survei Gallup Global Law and Order pada 2018, Indonesia menjadi sebagai negara teraman ke-9 di seluruh dunia.

Baca: 4 Hal yang Terlarang Dilakukan ke Organ Intim Miss V Wanita, Nekat Tanggung Sendiri Akibatnya

Baca: Bukti Cinta Tak Memandang Harta & Tahta, Koki Asal Magelang ini Nikahi Bule Cantik Asal Inggris

Baca: Sebelum Tenggelam, Ini Kata-kata Terakhir Korban Saat Ketemu Nenek Radja

Selain itu, menurut US News, Indonesia menjadi negara tujuan investasi yang menjanjikan nomor 2 setelah Filipina.

Tidak hanya itu Survei lainnya berdasarkan Gallup World Poll 2017 Indonesia merupakan negara yang kepercayaan rakyat terhadap pemerintahnya di urutan pertama.

Untuk itu Wiranto meminta seluruh masyarakat Indonesia tidak khawatir terhadap pernyataan mantan Denjen Kopassus itu.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved