Operasional Diambil Alih, Logo Garuda Indonesia Dipasang di Pesawat Sriwijaya, Pemilik Saham Tetap

Laporan keuangan Sriwijaya Air group,sepenuhnya bakal terpisah dari perusahaan milik BUMN itu.

Operasional Diambil Alih, Logo Garuda Indonesia Dipasang di Pesawat Sriwijaya, Pemilik Saham Tetap
Garuda Indonesia
Maskapai nasional Garuda Indonesia hari ini resmi melayani penerbangan "vintage" bertajuk "Garuda Indonesia Vintage Flight Experience" yang ditandai dengan pengoperasian penerbangan pertama vintage flight tersebut pada nomor penerbangan GA 304 rute Jakarta - Surabaya. 

Operasional Diambil Alih, Logo Garuda Indonesia Dipasang di Pesawat Sriwijaya Air, Kepemilikan Saham Tak Berubah

TRIBUNJAMBI.COM - Maskapai penerbangan Sriwijaya Air telah resmi diambil alih operasional perusahaannya oleh Garuda Indonesia Group, melalui anak perusahaannya PT Citilink Indonesia.

Direktur Utama Sriwijaya Air, Joseph Adriaan Saul mengatakan, perjanjian kerja sama operasi (KSO) dengan Garuda Indonesia melalui anak perusahaannya, Citilink tidak melibatkan adanya akuisisi saham.

Laporan keuangan Sriwijaya Air group, lanjut Joseph, sepenuhnya bakal terpisah dari perusahaan milik BUMN itu.

Sriwijaya Air
Sriwijaya Air (Kontan)

"Sriwijaya (laporan keuangan) sendiri. Sama sekali tak ada konsolidasi. Kita itu tidak beli saham, kalau beli baru ada konsolidasi, sama sekali enggak ada," kata Joseph kepada Tribunnews.com di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Minggu (16/12/2018) malam.

Mantan GM Garuda Indonesia di Denpasar itu menjelaskan, KSO lebih mengarah ke kerja sama dalam bidang marketing dan manajemen perusahaan.

Baca: Ustaz Abdul Somad Ingatkan Milenials yang Sebaiknya Dilakukan Menyambut Tahun Baru 2019

Baca: Polda Jambi Gelar Pelatihan Pra Operasi Kepolisian Terpusat LILIN 2018 Jelang Natal & Tahun Baru

Baca: Seorang Napi Terorisme di Nusakambangan Meninggal Dunia, Jenazah Dibawa ke Rumah Duka

Hal itu dilakukan untuk mengangkat citra merek (brand image) maskapai tersebut.

"Tak ada perubahan signifikan. KSO seperti itu, kita manage marketing dan operasional Sriwijaya supaya lebih baik lagi. AOC (sertifikat operator penerbangan), pegawai tetap sama, Sriwijaya tetap dimiliki Lie brothers," ujarnya.

Joseph menambahkan, KSO tersebut akan berlaku selama tiga tahun mendatang.
Dengan begitu, Garuda Indonesia Air group terdiri dari empat maskapai penerbangan, yaitu Garuda Indonesia, Citilink, Sriwijaya Air dan NAM Air.

"Harapannya bisa lebih baik lagi, keluar dari krisis," katanya

Sejak penandatanganan pada Jumat (9/11/2018) lalu, Sriwijaya Air telah merombak jajaran komisaris dan direksinya. Kini, jabatan tertinggi di perusahaan itu diisi oleh para pejabat Garuda.

Halaman
123
Editor: hendri dede
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved