1100 Lebih Truck Ditilang Selama 2018, Berikut Kesalahan Para Sopir Truk

Mulai dari tonase yang melebihi ketentuan, dan tidak memiliki KIR atau masa KIR telah habis.

1100 Lebih Truck Ditilang Selama 2018, Berikut Kesalahan Para Sopir Truk
tribunjambi/rohmayana
Petugas Dishub Kota Jambi, mengadang mobil membawa sayuran 

Laporan wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dinas Perhubungan Kota Jambi, telah menilang sebanyak 1100 lebih truk di wilayah Kota Jambi. Ini merupakan data dari awal Januari hingga Desember 2018. Tentunya penilangan dilakukan karena beberapa kesalahan.

Saleh Ridho, Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi mengatakan, berdasarkan data, selama tahun 2018, pihaknya telah melakukan tindakan tilang kepada sebanyak 1100 lebih truk yang masuk ke Kota Jambi. Menurutnya, ada banyak kesalahan yang telah dilakukan para supir truk.

Baca: Wakil Bupati Merangin Kecewa, Apel Disiplin Dishub Sepi, Hanya 8 ASN yang Hadir

Baca: Uji Coba E-Tilang di Jambi, Masih Ada Pengendara Terobos Lampu Merah

Diduga mengantuk, sopir truk seruduk rumah semi permanen dan tiang listrik di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, Minggu (18/11/2018)
Diduga mengantuk, sopir truk seruduk rumah semi permanen dan tiang listrik di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, Minggu (18/11/2018) (tribunjambi/abdullah usman)

Mulai dari tonase yang melebihi ketentuan, dan tidak memiliki KIR atau masa KIR telah habis. Selain itu juga, supir truk yang tidak memiliki surat menyurat yang lengkap dan beberapa kesalahan lainnya.

“Ada banyak jenis kesalahan yang telah dilakukan. Mulai dari tidak lengkap surat menyuratnya, masa uji KIR yang habis hingga truk yang bertonase besar yang masuk ke Kota Jambi,” katanya.

Baca: VIDEO: Polda Jambi Uji Coba Tilang Elektronik Mulai Hari Ini, Begini Mekanismenya

Baca: Gara-gara Istirahat di Semak-semak, Pria Ini Ditembak Pemburu Babi Hutan, Ternyata Teman Sendiri

Namun pihaknya terus melakukan razia rutin sehingga para supir truk tidak lagi melakukan kesalahan dan melanggar peraturan yang ada.

“Kita terus melakukan razia dan pantauan setiap saat. Ada petugas kita yang menjaga. Namun, memang terkadang ada saja truk yang berhasil masuk pada jam jam tertentu. Namun kita tetap melakukan razia secara rutin,”bebernya. (*)

Penulis: Rohmayana
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved