Antasari Azhar 'Bongkar' Rahasia Pertemuan dengan Jokowi, Ini yang Bikin Arahkan Dukungan
Antasari Ashar secara terang-terangan membeberkan pertemuan dengan Joko Widodo. Apakah membahas 'dosa-dosa' masa lalu lawan politiknya?
Antasari Azhar secara terang-terangan membeberkan pertemuan dengan Joko Widodo. Apakah saat pertemuan itu membahas 'dosa-dosa' masa lalu lawan politiknya?
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Antasari Azhar, mengunjungi Jambi, Kamis (13/12/2018).
Di Jambi, dia blak-blakan memaparkan alasan mengarahkan dukungannya ke pasangan capres-cawapres nomor 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
Kedatangan mantan Ketua KPK RI itu untuk mengukuhkan Relawan Garda Bangsa yang mendukung pemenangan pasangan calon presiden Jokowi-Ma'ruf Amin.
Antasari Azhar membeberkan alasan dirinya bergabung dengan tim relawan Jokowi.
Katanya, tak lama setelah keluar dari lembaga pemasyarakatan, dirinya langsung dihubungi utusan dari kubu Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Saat itu saya tak percaya diminta ke Istana Negara, namun saya cek ke Mensesneg untuk jadwal, ternyata betul saya diundang," ujarnya.
Baca: Aksi Kopassus yang Manly Banget Viral, Pejabat AS Baru Teriak-teriak saat di Pesawat
Baca: Apakah Bobby Nasution akan Memulai Karier Politik? Blak-blakan Keluarga Jokowi di Mata Najwa
Baca: Momen Pertemuan Selvi Ananda dan Jokowi, Ibu dari Jan Ethes yang Lahir dari Keluarga Sederhana
Baca: Sopir Strada Nekat Terobos Banjir di Bulian, 3 Anak Tewas di Mobil yang Hanyut
Antasari mengaku bicara banyak dengan Jokowi tentang persoalan bangsa dan hukum.
"Setelah itu saya memutuskan untuk bergabung dengan tim dan membentuk relawan Jokowi," ujarnya.
Mantan ketua KPK itu mengaku akan bekerja ikhas, dan tak ingin mengharapkan jabatan apapun jika Jokowi terpilih kembali menjadi presiden.
"Yang jelas saya berterima kasih kepada pak Jokowi, tanpa dia berikan pengampunan, barangkali saya akan keluar dari lapas 2022 mendatang," katanya.
Jejak karier Antasari
Menelusuri jejak karier Antasari Azhar cukup menarik. Dia lahir di Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, 18 Maret 1953.

Antasari Azhar merupakan mantan Ketua KPK.
Dia diberhentikan secara tetap dari jabatannya pada 11 Oktober 2009 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, setelah diberhentikan sementara pada 6 Mei 2009.