VIDEO: Konflik Lahan PT AAS, Ratusan Warga Geruduk Kantor Bupati Sarolangun

Ratusan pendemo dari Kecamatan Mandiangin geruduk kantor Bupati Sarolangun, Selasa (11/12).

Laporan wartawan Tribun Jambu, Wahyu Herliyanto

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Ratusan pendemo dari Kecamatan Mandiangin geruduk kantor Bupati Sarolangun, Selasa (11/12).

Aksi ini buntut konflik lahan masyarakat 12 desa di Kecamatan Mandiangin dengan PT.AAS

Ratusan warga tersebut menginginkan Pemerintah Sarolangun bisa mengambil keputusan untuk menyelesaikan masalah warga dengan pihak perusahaan.

"Kami ingin menagih janji pemerintah yang selama ini mengiming-imingi, masyarakat sudah sabar untuk masalah hak masyarakat, kami ingin menagih janji," ujar pendemo.

Kalau tidak ada jawaban dari pemerintah, mereka mengancam akan tetap menunggu jawaban
dari pemerintah.

"Kito dirikan tenda di sini," kata ketua pendemo.

Pantauan Tribunjambi.com hingga siang ini, ratusan unjuk rasa masih berada di depan kantor Bupati Sarolangun.

Ratusan pendemo dipimpin oleh Sukiman, ketua koordinator lapangan mengatakan, hari ini warga ingin mendengarkan keputusan yang dipimpin oleh asisten 1 dan camat. Namun saat ditunggu di kantor Camat Mandiangin tidak ada satupun yang datang, termasuk camat.

"Mangkanya kami jemput bola ke kantor bupati, kami ingin mendengar keputusan sudah 6 tahun kami habis digusur. Di mana hati pemerintah membiarkan perusahaan sewenang-wenang. Kami sudah dijajah, 12 desa habis dibabat perusahaan," katanya.

"Tolong kami, kalau tidak ditanggapi oleh bupati ijinkan kami untuk perang," kata Sukiman.

"Kami tidak ada tempat mengadu lagi, kantor bupatilah tempat kami mengadu," ujarnya.

Hingga siang, para pendemo mendirikan tenda hingga menyediakan peralatan dapur untuk memasak.

"Kami ingin ketemu bupati, sampai kapan pun kalau perlu kami ingin nginap di sini," katanya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved