IPANI Gelar Seminar Perawatan Bayi Baru Lahir di Ruang Pola, Upaya Turunkan Angka Kematian Bayi

Ikatan Perawat Anak Indonesia (IPANI) Provinsi Jambi menggelar seminar dan workshop Nursing Management Of Newborn

IPANI Gelar Seminar Perawatan Bayi Baru Lahir di Ruang Pola, Upaya Turunkan Angka Kematian Bayi
tribunjambi/rohmayana
Tampak kegiatan seminar dan workshop Nursing Management Of Newborn, di ruang pola kantor walikota Jambi, Sabtu (8/12/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Ikatan Perawat Anak Indonesia (IPANI) Provinsi Jambi menggelar seminar dan workshop Nursing Management Of Newborn, di ruang pola kantor walikota Jambi, Sabtu (8/12).

Seminar ini diikuti oleh perawat puskesmas dan rumah sakit di Provinsi Jambi, serta mahasiswa jurusan perawat di Provinsi Jambi.

Disampaikan ketua IPANI Monalisa bahwa seminar ini memiliki tema tentang perawatan pada neonatus atau bayi baru lahir. Terutama bagi bayi yang mengalami sydroma gawat nafas, bayi berat badan lahir rendah, bayi dengan ikterus neonatorum, dan beberapa masalah bayi baru lahir lainnya.

"Jadi kita lakukan seminar ini supaya para perawat bisa lebih intensif dan mengerti cara penanganan bayi terutama tentang perawatan soal bayi yang baru lahir," katanya.

Selain itu, seminar ini dilakukan agar perawat bisa memberi perawatan yang optimal, serta mengupadate tentang perawatan soal neonatus.

"Sehingga meningkatkan kualitas pada bayi baru lahir dan menurunkan angka kematian pada bayi di provinsi jambi," ujarnya.

VIDEO: Sinopsis Film Aquaman Penguasa Kerajaan Bawah Laut, Tayang Bioskop Mulai 12 Desember 2018

Soal Wagub, PAN Klaim Punya Stok Banyak

Kehabisan Uang Berjudi, Pria Ini Pertaruhkan Anaknya: Lalu Terjadi Peristiwa Mengejutkan Ini

Kalau sudah ada cara dan update terbaru tentang penanganan bayi yang baru lahir tentunya semua perawat harus mengetahui hal ini. Karena jika tidak diketahui maka, kondisi terburuk bisa terjadi saat penanganan bayi yang baru lahir.

"Intinya kita ingin pelayanan perawat kepada masyarakat semakin meningkat serta, pengetahuan perawat mengenai neonatus selalu diperbarui," ujarnya.

Baginya IPANI menggelar workshop ini guna meningkatkan pelayanan kesehatan pada bayi yang baru lahir dalam keadaan gawat darurat. Sehingga sasaran IPANI tidak hanya untuk rumah sakit saja malainkan untuk klinik, Puskesmas dan lainnya.

"Kita juga ingin bayi yang lahir bermasalah tidak hanya bisa dibawa pulang saja dari rumah sakit. Tapi kita mau bayi tersebut bisa hidup dan tumbuh dengan berkualitas dan hidup dengan IQ yang setara dengan bayi yang lahir normal pada umumnya," katanya.

Halaman
12
Penulis: Rohmayana
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved