Petani Sawit di Bungo Dapat Bantuan Peremajaan Sawit, Rp 25 Juta per Hektar

"Selain itu kita juga melakukan riset yang bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk mempercepat atau mempertinggi produktivitas kelapa sawit,"

Petani Sawit di Bungo Dapat Bantuan Peremajaan Sawit, Rp 25 Juta per Hektar
TRIBUNJAMBI/ALDINO
Ilustrasi. Perkebunan sawit di Tanjabbar

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Jaka HB

TRIBUNJAMABI.COM, MUARA BUNGO - Petani sawit di Kabupaten Bungo, dapat bantuan Rp25 juta per hektar untuk peremajaan. Hal ini disampaikan Dinas Perindustrian, perdagangan dan koperasi-UMKM Kabupaten Bungo.

"Bantuan ini hibah dari BPDP-KS sebesar Rp25 juta rupiah per hektar, yang bersumber dari dana ekspor minyak mentah. Masing-masing petani dapat maksimal empat hektar, dimana proses replanting harus melalui koperasi," kata Deddy, Kepala Dinas Perindagkop-UMKM Bungo, seraya berharap kesempatan tersebut tidak disia-siakan petani.

"Kami berharap pada kegiatan ini akan ada lagi koperasi kita yang siap dan mendapatkan dana ini di kesempatan berikutnya. Ini menjadi penting, karena inilah kesempatan kita sehingga kita bisa meremajakan kebun sawit di wilayah kerja koperasi kita masing-masing," tutup Deddy.

Baca: Pengakuan Petani Sawit di Tebo, Soal Merosotnya TBS

Baca: Lapas Klas II B Bungo, Usulkan 4 Narapidana Dapat Remisi Natal

Hal ini disampaikan Deddy pada rapat koordinasi bersama koperasi, Rabu (5/12/2018) lalu. Dedy mengatakan replanting ini dilakukan pada kebun kelapa sawit yang telah berusia di atas 20 tahun.

"Replanting kelapa sawit ini merupakan program pemerintah dalam rangka untuk peremajaan kelapa sawit yang sudah berusia di atas 20 tahun yang produktivitasnya sudah menurun," ucap Dedy.

Deddy berharap, dengan adanya program tersebut, petani dapat terbantu dalam peremajaan kelapa sawit. Petani tidak lagi harus memikirkan untuk biaya raplanting krbunnya yang sudah tua.

Baca: Video Karni Ilyas Ungkap Soal Dipanggil Presiden ke Istana Usai TV One Live Reuni Akbar 212

Baca: Indosat Ooredoo Perluas Jaringan 4G Plus di Kota Jambi, Youtube dan Sosmed Tanpa Putus

Menurut Dedy, kebun kelapa sawit yang ada di Kabupaten Bungo ini sudah banyak yang berusia cukup lama, tentu produktivitas sudah berkurang.

"Selain itu kita juga melakukan riset yang bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk mempercepat atau mempertinggi produktivitas kelapa sawit," katanya.

"Provinsi Jambi mendapatkan 22 hektar jatah untuk itu. Ini sebetulnya peluang untuk kita mengembangkan kebun kelapa sawit kita yang masanya sudah cukup tua untuk diremajakan ," sebutnya.

Baca: Enam Aplikasi Pinjaman Uang Secara Online, Sehari Uang Bisa Cair, Pilih Mana yang Terbaik

Baca: Kisah Mbah Suro yang Kebal Senjata, dan Perintah Kopassus Serbu Padepokan

Untuk merealisasi kegiatan ini, pihak Perindagkop mengundang 20 koperasi yang ada di seperti KUD Harapan Jaya Kecamatan Pelepat, KUD Sinar Kerakap Kecamatan Pelayang, KOPSA Milik Bersama Kecamatan Tanah Sepenggal, KOPSA Bhakti Pamesun Kecamatan Jujuhan.(*)

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved