Debit Sungai di Sarolangun Berstatus Siaga, Warga Dipinggiran Sungai Diminta Waspada

Sementara bencana banjir besar pernah terjadi pada tahun sebelumnya di tiga kecamatan. Yaitu kecamatan Limun, Kecamatan Pauh, Kecamatan Madiangin.

Debit Sungai di Sarolangun Berstatus Siaga, Warga Dipinggiran Sungai Diminta Waspada
tribunjambi/wahyu
Banjir yang terjadi di Kabupaten Sarolangun 

Laporan wartawan Tribunjambi, Wahyu Herliyan

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sarolangun, Yen Aswadi
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sarolangun, Yen Aswadi (tribunjambi/wahyu)

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Banjir yang melanda daerah di Kecamatan Limun, saat ini Kamis (6/12/2018) sudah surut. Banjir yang terjadi di dua RT itu, sempat mengakibatkan puluhan rumah kebanjiran dari pagi hingga malam hari.

"Banjir sudah surut bang, malam tadi masih," kata Sanu, warga setempat.

Menanggapi hal itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sarolangun saat dikonfirmasi Tribunjambi.com mengatakan, daerah di Kecamatan Limun tersebut memang merupakan daerah langganan banjir setiap tahunnya.

Baca: Zumi Zola Divonis 6 Tahun Penjara, Begini Nasih Istrinya yang Berbalik 180 Derajat Usai di OTT KPK

Baca: Rekaman CCTV Detik-detik Kecelakaan yang Mengakibatkan NH Dini Meninggal Dunia, Ditabrak Truk Mundur

Menurutnya, di Sarolangun ada beberapa daerah yang rawan banjir diantaranya Kecamatan Limun dan Batang Asai dikategori sebagai rawan banjir dan longsor. Sementara Kecamatan Pauh dan Mandiangin dalam kategori banjir.

Sementara bencana banjir besar pernah terjadi pada tahun sebelumnya di tiga kecamatan. Yaitu kecamatan Limun, Kecamatan Pauh, Kecamatan Madiangin.

"Awal Januari dan Maret 2017, kalau banjir bandang 2016," sebut Yen Aswadi, Kamis (6/12/2018).

Baca: 212 Peserta Seleksi CPNS Tanjabtim, Berhak Mengikuti Tes SKB, Ini Jadwal Ujiannya

Dijelaskannya, bahwa banjir saat ini terjadi karena kondisi jalan saat ini lebih tinggi dari pada tanah rumah dan banyak warga yang mendidirikan rumah di pinggiran sungai.

Sementara, debit sungai yang berada di Kabupaten Sarolangun sudah menunjukan kenaikan. Katanya, ketinggian debit sungai saat ini sudah berstatus siaga darurat.

Yen mengimbau, khususnya bagi warga yang tinggal di sebaran pinggir sungai supaya tetap waspada. (*)

Baca: Zumi Zola Divonis 6 Tahun Penjara, Begini Komentar Warga Tanjab Timur Kepada Mantan Bupatinya

Baca: Terkena Gangguan Ain atau Sihir? Rukyah dengan Air Ada 3 Cara, Pilih yang Mudah dan Sesuai Sunnah

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved