Golkar Belum Mau Bicara Pengganti Mayloedin

Pengurus DPD I Golkar belum bicarakan pengganti dari Drs H. Mailoeding anggota DPRD Provinsi Jambi yang meninggal dunia.

Golkar Belum Bicara Pengganti

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI–Pengurus DPD I Golkar belum bicarakan pengganti dari Drs H. Mayloedin anggota DPRD Provinsi Jambi yang meninggal dunia. KPU ungkap nama H Mardinal suara terbanyak berikutnya dan Golkar akui masih kader.

Beberapa waktu lalu, salah seorang anggota DPRD Provinsi Jambi dari partai Golkar meninggal dunia. Hingga kini, pihak pengurus DPD I Golkar Provisi Jambi belum melakukan pembicaraan mengenai pengganti kursinya.

“Sampai saat ini kita belum lakukan pembicaraan mengenai hal itu. Nantilah, kita tunggu dulu,” ungkap Sekretaris DPD I Golkar Provinsi Jambi, Supardi Nurzein, Selasa (4/12).

Baca: Enam Caleg dari Hanura, PAN, Nasdem, Dicoret KPU dari DCT

Baca: VIDEO: Ini Nama Peserta CPNS yang Lolos SKB di Tanjab Barat

Supardi mengatakan pihaknya akan menunggu situasi lebih tenang, baru akan membicarakan hal tersebut. Terutama untuk menghormati keluarga almarhum.

Untuk penggantiannya sendiri, Supardi mengatakan belum melakukan pengecekan data yang ada. Sehingga dirinya belum bisa mengungkapkan siapa calon penggantinya. Maka dari itu, tidak banyak hal yang bisa digali.

Namun, ketika diklarifikasi mengenai sosok H Mardinal yang akan menggantikan duduk di kursi H Mailoedin, dirinya hanya mengatakan hal itu bisa saja. Karena diakuinya, bahwa sampai saat ini H. Mardinal masih aktif sebagai kader partai Golkar.

“Kalau H.Mardinal masih kader kita. Tapi saya belum tau apakah itu suara dia atau yang lain,” ungkap Supardi.

Baca: Atasi Banjir, Pemprov Jambi, Pemkot Jambi, Pemkab Muarojambi Akan Ketemu

Sementara itu, Nur Kholik, Divisi Hukum KPU Provinsi Jambi ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa untuk proses penggantian pihaknya hanya memberikan data yang diminta. Seperti data suara terbanyak berikutnya dari partai Golkar di dapil yang sama.

“Setelah kita cek, suara terbanyak setelah itu adalah H. Mardinal,” ungkap Nur Kholik.

Baca: 19 Titik Tergenang, Pemkot Jambi Siapkan Penanganan Banjir Jangka Panjang

Maka dari itu, pihak KPU sendiri masih menunggu surat dari DPRD Provinsi. Nanti bila surat itu disampaikan barulah mereka akan mempelajarinya. Sebab, meskipun H.Mardinal memiliki suara terbanyak berikutnya, tidak otomatis dirinya layak sebagai pengganti.

“Kami akan cek kelayakannya dan bila perlu kami akan melakukan faktualisasi,” kata Nur Kholik.

Ada beberapa alasan yang tidak bisa menjadikan H Mardinal sebagai pengganti alm Mailoedin duduk di kursi DPRD Provinsi Jambi dari partai Golkar.

Baca: Ini 7 Kawasan di Kota Jambi yang Kena Dampak Banjir Terparah

Bila menurut aturan, suara terbanyak yang memang akan menggantikan PAW anggota DPRD. Tetapi, tidak bisa serta merta otomatis. Ada hal yang membatalkan, seperti yang bersangkutan meninggal dunia, pindah partai, tidak tersangkut masalah hukum dan menolak berdasarkan keputusan sendiri yang akan diklarifikasi langsung oleh KPU.

Penulis: dunan
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved