Angkat Honorer Jadi PPPK, Pemkab Bungo Tunggu Aturan Turunan dan Juknis

Wahyu mengatakan, aturan turunan dalam bentuk permen (peraturan menteri) atau nanti ada turunan lain.

Angkat Honorer Jadi PPPK, Pemkab Bungo Tunggu Aturan Turunan dan Juknis
Ilustrasi Guru Honorer 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Jaka HB

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Rencana mengangkat honorer menjadi setingkat dengan PNS (Pegawai Negeri Sipil) sudah berbuah peraturan pemerintah. Namun Pemerintah Kabupaten Bungo masih menunggu aturan turunannya.

"Kita menunggu aturan turunannya dulu. Menunggu teknisnya," kata Wahyu Sarjono, Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bungo, Selasa (4/12/2018).

Wahyu mengatakan, aturan turunan dalam bentuk permen (peraturan menteri) atau nanti ada turunan lain.

Baca: 6 Keluhan Muncul Pasca Pengangkatan Tenaga Honorer, Satu Diantaranya Menanyakan Kemana Uang Pensiun?

Baca: Pemkab Lakukan Rasionalisasi, 4 Ribu Tenaga Honorer di Pemkab Kerinci Bakal Dirumahkan

"Cuma itu arahnya untuk rekrutmen. Peraturan soal itu juga baru tadi pagi kita baca. Nanti setelah ada Permen, baru ada petunjuk ke belakang," jelasnya.

Sebelumnya pemerintah pusat menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Baca: 25 Pekerja Digiring ke Bukit Kabo Lalu Diberoncong Peluru KKB, Cara Sadis Pembunuhan di Nduga

Peraturan tersebut membuka peluang pengangkatan guru honorer bagi yang telah melampaui usia maksimal yang ditetapkan oleh undang-undang untuk menjadi PNS, dengan hak yang setara dengan PNS. Antara lain guru honorer.

Tahapan rekrutmen PPPK(pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) akan dimulai bulan ini, menyusul terbitnya PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK.(*)

Baca: Bujang Tewas Akibat Ditikam Anak-anak, Sebelumnya Tegur Kawanan Anak yang Ngelem

Baca: Usia Tak Menghalangi Prestasi, Susiono dan Deretan Atlet Asian Games 2018 yang Berusia Lanjut

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved