Selain PH, Ternyata Sarjono Siapkan Nota Pembelaan Juga, Apa Isinya?

Dalam nota pembelaannya, dia menyebutkan tidak ada maksud untuk menyalahgunakan kewenangan,

Selain PH, Ternyata Sarjono Siapkan Nota Pembelaan Juga, Apa Isinya?
Tribun Jambi/Mareza Sutan AJ
Selain pembacaan nota pembelaan yang dibacakan tim penasihat hukumnya, satu di antara terdakwa perkara pembangunan embung di Desa Sungai Abang, Sarjono juga menyerahkan nota pembelaan tertulis. 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Selain pembacaan nota pembelaan yang dibacakan tim penasihat hukumnya, satu di antara terdakwa perkara pembangunan embung di Desa Sungai Abang, Sarjono juga menyerahkan nota pembelaan tertulis.

Di luar persidangan, ketika dikonfirmasi Sarjono membeberkan isi pledoinya, Senin (3/12/2018).

Dalam nota pembelaannya, dia menyebutkan tidak ada maksud untuk menyalahgunakan kewenangan, kesempatan, atau sarana yang ada, sebagiamana yang dituduhkan oleh Jaksa Penuntut Umum.

"Semoga dari penjelasan pada pledoi pribadi saya ini dan diperkuat dari hasil PTUN, bisa menjadi bahan pertimbangan majelis hakim untuk membebaskan saya dari tuduhan penyalahgunaan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan," tuturnya.

Selain itu, dia menyampaikan, unsur-unsur yang dituduhkan padanya tidak terpenuhi. Dia juga menampik beberapa dakwaan dalam pledoinya, juga menceritakan pengabdiannya.

"Sebagai PNS, saya telah bekerja 27 tahun, dan 16 tahun tinggal sendiri di Kabupaten Tebo, bekerja jauh dari keluarga yang tinggal di Jambi. Bekerja di sektor pertanian ini, mengurus bagaimana kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi oleh petani, hingga lupa memperhatikan kesehatan diri sendiri sehingga terkena penyakit jantung," tuturnya.

Untuk itu, dia memohon keadilan kepada majelis hakim.

Seperti diketahui, Sarjono terjerat perkara embung bersama tiga terdakwa lainnya. Mereka adalah Kembar Nainggolan, Jonaita Nasir, dan Faisal Utama.

Sebelumnya, keempat terdakwa itu dijerat dakwaan subsidair, Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-undang

Baca: Peserta CPNS Tebo, Diumumkan Minggu Depan

Baca: Peristiwa Mapenduma, Aksi Heroik Kopassus dan Penerbang Andalan Indonesia saat Ditembaki dari Bawah

Baca: PSMS Medan Lawan PS Tira di Stadion Pakansari, Kesempatan Ayam Kinantan Keluar dari Zona Degradasi

Baca: Daftar Nama 24 Orang Pekerja Proyek di Nduga Diduga Jadi Korban Pembunuhan KKB

nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Penulis: Mareza
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved