Terhitung 2018, Petugas KB Jadi Pegawai Pusat, Akan Diberikan Sarana Roda Dua

"Kita akan berupaya program program yang baik agar di daerah yang rendah KB Aktifnya bisa menuai hasil yang baik," tutupnya.

Terhitung  2018, Petugas KB Jadi Pegawai Pusat, Akan Diberikan Sarana Roda Dua
IST
BKKBN Jambi sosialisasi stunting di Kerinci 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Fadly

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Per 1 Januari 2018, Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) sudah berganti dari pemerintah kabupaten/kota menjadi pegawai PKB Pusat. Hal ini di sampaikan oleh Sekretaris BKKBN Jambi Mhd Irsal.

Ia mengatakan, pergantian itu adalah secara Nasional. Pengalihan tersebut membuat BKKBN bertanggug jawab atas kesejahteraan mereka, terutama tanggung jawab memberikan pelatihan.

Baca: Hari Anak Nasional 23 Juli 2018, BKKBN Kampanyekan Stop Perkawinan Anak

Baca: Acara Pagi-pagi Pasti Happy yang Dibawakannya Disetop KPI, Nikita Mirzani Beberkan Karena Hal ini?

Selain itu, lanjutnya PLKB tersebut akan diberikan sarana dan prasarana untuk menunjang pekerjaan mereka. Baik berupa kendaraan roda dua, dan mendapatkan alat teknologi informasi, dana untuk itu semua bersumber dari dana DAK baik fisik ataupun non fisik.

"Ini yang kita berikan agar mereka semua mempunyai semangat kerja yang tinggi," jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Bappeda Ruspen, mengapresiasi atas kegiatan SDKI 2017 yang berlangsung saat ini,

Baca: Cara Cepat Meningkatkan Followers Instagram! Gak Pakai Biaya dan Kamu Bisa Mendadak Jadi Selebgram

Baca: Jejak Karier Roberto Carlos, Legenda Real Madrid yang Kirim Lamaran Jadi Pelatih Bali United

"Kami sebagai pihak perencana bisa merencanakan kegiatan ke depan dan juga bisa mengevaluasi kegiatan dari sisi pengembangan keluarga sejahtera," jelasnya.

Ia berharap ke depan agar pemerintah provinsi dapat menambah jumlah PLKB yang tersebar di Kabupaten/kota, agar nantinya dapat berimbang dan pekerjaan bisa di kerjakan dengan baik.

Untuk targer di tahun 2019 nanti, ia mengatakan agar lebih meatangkan progaram program yang di daerah masih dapat dikatan rendah capaiannya.

"Kita akan berupaya program-program yang baik agar di daerah yang rendah KB Aktifnya bisa menuai hasil yang baik," tutupnya.(*)

Baca: Nenek Hasnah Dicekik Selama 3 Menit, Polres Kerinci Hadirkan Sosok Pembunuhnya

Baca: Anak Jadi Bupati, Nenek Tua Margaretha Masih Jualan di Pasar, Sedih Dengar Apa Katanya ke Sang Anak

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved