Nikmatnya Hanya Sesaat, Transaksi di Lampu Merah: Wakijan Didenda Rp 800 Juta

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Berawal dari transaksi sabu dengan Sah (DPO), Wakijan kini terseret ke balik sel. Dia

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Berawal dari transaksi sabu dengan Sah (DPO), Wakijan kini terseret ke balik sel. Dia divonis tujuh tahun penjara dan denda Rp 800 juta dengan subsider enam bulan.

"Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa dengan pidana penjara selama tujuh tahun. Menjatuhkan pidana denda sebesar Rp 800 juta, subsider enam bulan kurungan," ketua majelis hakim, Arfan Yani membacakan putusan, Kamis (29/11).

Vonis itu lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri (JPU Kejari) Jambi, Ewilda Siska Afrina. Jaksa menuntutnya dengan pidana penjara selama delapan tahun dan denda Rp 800 juta dengan subsider enam bulan.

Dia dijerat dakwaan subsider, pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. "Atas putusan tersebut, terdakwa mempunyai hak untuk menerima, menolak, atau pikir-pikir. Sidang selesai dan ditutup," kata hakim sembari mengetuk palu.

Sebagai informasi, Wakijan tertangkap pada Rabu (25/7) di sekitar perempatan lampu merah Sijenjang, Jambi Timur. Dia kedapatan menyembunyikan sabu seberar 3,65 gram, yang dia beli dari Sah. (cre)

Penulis: Mareza
Editor: ridwan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved