7 Mayat Ditemukan di Selat Malaka, Polisi RI dan Malaysia Jalin Kerja Sama

Sebanyak tujuh mayat ditemukan di Selat Malaka, Polisi RI dan Malaysia pun jalin kerja sama. Dari Riau, Kepolisian Resort Bengkalis berkoordinasi

7 Mayat Ditemukan di Selat Malaka, Polisi RI dan Malaysia Jalin Kerja Sama
Tribun Jambi/Zulkifli
Petugas melakukan evakuasi sosok mayat tanpa kepala yang ditemukan nelayan mengambang di laut 

TRIBUNJAMBI.COM, PEKANBARU - Sebanyak tujuh mayat ditemukan di Selat Malaka, Polisi RI dan Malaysia pun jalin kerja sama.

Dari Riau, Kepolisian Resort Bengkalis berkoordinasi dengan Polisi Diraja Malaysia terkait penemuan tujuh mayat di Perairan Selat Malaka di wilayah Desa Pambang, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Riau.

"Kami berkoordinasi dengan Polisi Diraja Malaysia dan Marine Police (polisi laut Malaysia) untuk menyelidiki tujuh korban meninggal dunia di Perairan Selat Malaka," ungkap Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Andri Setiawan pada Kompas.com, Minggu (2/12/2018).

Baca juga

Dereta Fakta Baru Terungkap di Kasus Misteri Mayat Dalam Almari, Janji Uang Lin Puspita

Wanita Ini Tuntut Rp 200 Miliar, Gara-gara Mayat Suaminya Diperlakukan Seperti Ini

Cucu Pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Janjikan Suara Jawa Timur 60 Persen untuk Prabowo-Sandi

Dana Tabungan Haji Diduga Digunakan untuk Kegiatan Politik, Pengurus Dipolisikan

 

Hal tersebut dilakukan karena posisi ketujuh korban ditemukan di laut perbatasan antara Indonesia dengan Malaysia.

Apalagi, salah satu korban yang teridentifikasi bernama Mimi Dewi (warga Dumai), berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban pergi bekerja ke Malaysia.

"Kami masih mendalami keterangan keluarga korban," ucap Andri. Selain itu, pihak Polres Bengkalis juga masih menunggu hasil pemeriksaan dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru.

"Kami masih menunggu hasil otopsi RS Bhayangkara untuk mengidentifikasi korban, karena kondisi korban saat ditemukan sudah tidak bisa dikenali," jelas Andri.

Untuk saat ini pihak kepolisian sedang fokus mencari identitas maupun keluarga para korban.

Sebelumnya, tujuh mayat ditemukan di Perairan Selat Malaka dalam waktu tiga hari berturut turut, sejak Kamis (29/11/2018).

Sejauh ini dua orang korban sudah diketahui identitasnya. Korban pertama bernama Ujang Chaniago (48) warga Lubuk Nyiur Dusun V Koto Mudiek Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar).  

Halaman
123
Editor: fifi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved