Festival Pesona Jambi 2018

Festival Pesona Jambi 2018 Dibuka, Ada Pameran Produk Perhutanan Sosial Hingga Konser Kebudayaan

Kegiatan dalam Festival Pesona 2018 akan dilakukan dalam tiga hari ini diantaranya pameran multi produk perhutanan sosial, talk show temu usaha

Festival Pesona Jambi 2018 Dibuka, Ada Pameran Produk Perhutanan Sosial Hingga Konser Kebudayaan
TRIBUNJAMBI/TOMMY KURNIAWAN
Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemintraan Lingkungab (PSKL) Bambang Supriyanto, Kepala¬†Balai Perhutanan Sosial dan Konflik Lahan Wilayah Sumatera Sahala Simanjuntak¬†bersama Asisten Dua Setda Provinsi Jambi membuka kegiatan Festival Pesona Jambi 2018 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Tommy Kurniawan

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Balai Perhutanan sosial dan Konflik Lahan (PSKL) wilayah Sumatera menggelar Festival Rakyat Kehutanan Sosial Nasional (Pesona) 2018 di Jambi.

Festival Pesona dilaksanakan di Ratu Convention Center (RCC), yang dibuka pada Kamis (29/11).

Antusiasme peserta Festival Pesona serta para stakeholder, khususnya yang bergerak di bidang PSKL, sangat tinggi untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan acara. 

Kegiatan dalam Festival Pesona 2018 akan dilakukan dalam tiga hari ini diantaranya pameran multi produk perhutanan sosial, talk show temu usaha dan rantai pasar.

Selain itu ada juga konser kebudayaan, jamuan makanan hutan atau kuliner tradisional, dan berbagai perlombaan.

"Berbagai produk hasil hutan bukan kayu (HHBK) meramaikan Festival Pesona Jambi 2018, diantaranya madu hutan, kopi, minyak kephiang, kayu manis, minyak atsiri, gaharu dan karet hadir mengisi stand-stand pameran," kata Kepala Balai Perhutanan Sosial dan Konflik Lahan Wilayah Sumatera Sahala Simanjuntak, dalam sambutanya Kamis (29/11/2018) malam.

Nuansa tradisional di lokasi acara Festival Rakyat Kehutanan Sosial Nasional (Pesona) Jambi 2018.
Nuansa tradisional di lokasi acara Festival Rakyat Kehutanan Sosial Nasional (Pesona) Jambi 2018. (TRIBUNJAMBI/TOMMY KURNIAWAN)

Baca: Mengintip Potensi Madu Hutan di Festival Pesona Jambi

Baca: Ada 46 Ribu Hektar Perhutanan Sosial di Sarolangun

Dia menyebutkan melalui program percepatan perhutanan sosial, pengembangan potensi HHBK diharapkan turut meningkatkan taraf hidup masayarakat. 

“Seperti diamanatkan dalam UU No. 41 Tahun 1999 Pasal 3 huruf d bahwa penyelenggaraan kehutanan bertujuan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat yang berkeadilan dan berkelanjutan," ucapnya.

Dia bilang, penyelenggaraan kehutanan dilakukan dengan meningkatkan kemampuan untuk mengembangkan kapasitas dan keberdayaan masyarakat secara partisipatif, berkeadilan, dan berwawasan lingkungan sehingga mampu mengahadapi tekanan dari luar. 

Halaman
123
Penulis: Tommy Kurniawan
Editor: suang
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved