Tindak Pidana Ditangani Cabjari Nipah Panjang Meningkat Hampir 100 Persen, Didominasi Anak-anak

Sepanjang tahun 2018 ini perkara tindak pidana yang masuk di Kantor Cabang Kejaksaan Nipah Panjang Tanjung Jabung Timur

Tindak Pidana Ditangani Cabjari Nipah Panjang Meningkat Hampir 100 Persen, Didominasi Anak-anak
TRIBUNJAMBI/ZULKIFLI AZIS
Kepala Kantor Cabang Kejaksaan Nipah Panjang Herman Kondo S 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Sepanjang tahun 2018 ini perkara tindak pidana yang masuk di Kantor Cabang Kejaksaan Nipah Panjang Tanjung Jabung Timur meningkat hampir 100 persen dari tahun sebelumnya. Dan yang paling mengejutkan pelaku tindak pidana tersebut didominasi oleh anak di bawah umur.

Kepala Kantor Cabang Kejaksaan Nipah Panjang Herman Kondo S, saat diwawancarai Tribunjambi.com, pada senin (26/11) mengatakan, sepanjang tahun 2018 ini kantor cabang kejaksaan yang membawahi empat wilayah hukum polsek yakni Polsek Nipah Panjang, Rantau Rasau, Sadu, serta Berbak menangani 20 perkara pidana dari empat polsek tersebut.

Baca: Kasus Ujaran Kebencian, Ahmad Dhani Dituntut 2 Tahun Penjara

Baca: Radhwa Athaya, WNI Cantik Ini Dikabarkan Hilang di Jepang

Baca: Hasil Penelitian Ungkap Berhubungan Intim di Pagi Hari Bikin Kamu Produktif

"Sepanjang tahun 2018 Jumlah perkara yang kita tangani sebanyak 20 Perkara. Dan yang paling kita sesalkan itu, pelaku-pelaku tindak pidana itu kebanyakan anak dibawah umur. Ini akan kita jadikan perhatian kenapa pelaku tindak pidana itu malah anak-anak. Ada apa ini di Nipah Panjang," kata Herman.

Dijelaskan Herman, jenis tindak pidana yang pelakunya anak di bawah umur tersebut bervariatif seperti pencurian dengan kekerasan dan penggelapan.

"Intinya bahwa kasus-kasus itu sangat jauh dari anak-anak gitu. tapi disini malah terjadi pelakunya malah anak-anak. Jadi kedepan kita aktifkan penyuluhan hukum lah agar anak-anak.bisa terhindar dari prilaku tindak pidana korupsi," ungkap Kacabjari.

Selain itu, Herman menyebutkan perkara tindak pidana di wilayah hukum Kacabjari terkesan terus meningkat dari waktu kewaktu. "Kalau peningkatanya hampir 100 persen. Sebelum-sebelumnya perkara pidana di sini terbilang kecil. Tapi waktu ke waktu malah meningkat," bebernya.

Dilanjutkanya, pada tahun ini pihaknya tidak ada menangani tindak pidana khusus korupsi karena saat ini lebih diprinsipkan pada pengawalan terhdap proyek-proyek pemerintah.

"Tahun ini kita tidak ada. Karena saat ini kita lebih mengintensifkan pengawalan terhadap proyek-proyek pemerintah seperti yang dikenal dimasyarakat bahwa kejaksaan memiliki program TP4D maka itu yang kita aktifkan dimana mencegah tidak pidana korupsi agar tidak terjadi," pungkasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved