Penyuntikan Vaksin MR di Sarolangun Capai 95 Persen

Hingga bulan Oktober, Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun mencatat bahwa penyuntikan vaksin Measless dan Rubella (MR)

Penyuntikan Vaksin MR di Sarolangun Capai 95 Persen
TRIBUN JAMBI/ABDULLAH USMAN
Ilustrasi. Vaksin MR 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Wahyu Herliyanto

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Hingga bulan Oktober, Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun mencatat bahwa penyuntikan vaksin Measless dan Rubella (MR) kepada anak-anak berusia 9 bulan hingga 15 tahun sudah mencapai 95 persen.

Kadinkes M Adnan, mengatakan untuk memaksimalkan pemberian vaksin MR ini selama pada bulan November ini, pihaknya melakukan sweeping atau sapu bersih, hingga mencapai 100 persen pada akhir tahun 2018 ini.

Baca: Ponsel Penantang Xiaomi, Bakal Hadir di Indonesia dengan Harga Hanya Rp900 Ribuan

Baca: VIDEO: Detik-detik Menyeramkan! Rekaman CCTV Ini Perlihatkan Situasi Horor Saat Kantor Sepi

Baca: Masih Ingat HP Berlapis Emas Merek Vertu? Sempat Bangkrut, Namun Kini Bakal Dirilis Lagi

Baca: Dua PPL Bawaslu Tebo Mundur, Ada Apa?

"Imunidasi MR akhir Oktober maren, sudah mencapai 95 persen. Sisanya kami laksanakan sweeping," katanya.

Jadi, bagi anak-anak yang belum mendapatkan suntikan vaksin MR ini, pihaknya tetap akan terus bekerja, hanya saja harus dengan syarat izin orang tua serta gurunya di sekolah.

Katanya, tingginya capaian tersebut tentu tidak lepas dari kesadaran masyarakat yang tinggi terhadap manfaat dan kegunaan pemberian vaksin ini.

"Mana yang belum kita laksanakan imunisasi MR, kalau orang tua dan gurunya merestuinya, kalau tidak ya kita tidak lakukan. November ini kita laksanakan sweeping-nya," katanya lagi.

Adnan menegaskan pentingnya anak untuk mendapatkan vaksin MR ini, bahwa tujuannya untuk kekebalan tubuh si anak terhadap virus campak dan rubella yang bisa saja suatu ketika menyerang.

"Kita sudah berikan sosialisasi di setiap kecamatan, melalui kepala puskesmas dan camat serta dinkes, terhadap keguanaan vaksin MR, untuk kekebalan tubuh agar anak-anak 9 bulan sampai 15 tahun tidak terkena virus MR," katanya. (*)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved