Porprov Jambi 2018

Pertandingan Final Sepakbola Porprov XXII Jambi 2018 Tidak Tuntas, Ini Tanggapan Pelatih Batanghari

Pertandingan final sepakbola PORPROV XXII 2018 Minggu sore (25/11) diselenggarakan di Stadion Tri Lomba Juang Jambi menyisakan

Pertandingan Final Sepakbola Porprov XXII Jambi 2018 Tidak Tuntas, Ini Tanggapan Pelatih Batanghari
TRIBUN JAMBI/AFRISANDI PRATAMA YOGI
Aparat keamanan ikut turun mengamankan situasi yang menjurus pada kericuhan saat final Sepakbola Porprov XXII Jambi 2018. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pertandingan final sepakbola PORPROV XXII 2018 Minggu sore (25/11) diselenggarakan di Stadion Tri Lomba Juang Jambi menyisakan cerita tersendiri.  Pasalnya partai puncak dari pargelaran PORPROV XXII 2018 itu tidak sampai selesai.

Pertandingan dihentikan kerena adanya keributan antara pemain Batanghari dengan wasit garis. Di pertengahan babak kedua wasit garis mengesahkan gol dari Kota Jambi yang mengubah skor menjadi 2-1.

Baca: Sarana Tempat Bertanding Jadi kendala Tebo Jadi Tuan Rumah Porprov

Bola yang ditendang oleh pemain Kota Jambi membentur tiang atas gawang dan memantul ke bawah dan kearah luar gawang. Saat itu wasit menyatakan bola tersebut masuk dan melewati garis gawang.

Sedangkan pemain Batanghari mengaggap bahwa bola tidak masuk ke gawang.

Sempat terjadi dorong-dorongan antara pemain dengan wasit yang bertugas. Dan pihak keamanan langsung mengamankan wasit yang bertugas.

Sebelumnya di babak pertama pertandingan juga sempat memanas. Tapi berhasil mereda dan dilanjutkan.

Tapi setelah kerusuhan yang terjadi di babak kedua Batanghari tidak mau melanjutkan permainan lagi.

Pelatih Batanghari M Ali Nur mengatakan kecewa, dengan keputusan yang telah diambil oleh wasit garis yang bertugas.

"Bola itu tidak masuk. Logikanya kalau bola itu masuk pasti ke dalam. Kalau tadi bolanya mantul keluar. Dan langsung diselamatkan oleh pemain saya," katanya.

Baca: Ketua KONI Tebo Sebut ada Peningkatan Peringkat Porprov

Baca: Porprov XXII Jambi 2018, Kota Jambi Targetkan 171 Medali Emas

Dia mengharapkan harusnya tim yang kalah dengan kalah kualitas. Bukan kalah dengan cara dirugikan.

Ia juga mengatakan dengan persiapan lama tentu pemainnya kecewa.

"Iya dengan persiapan yang lama dan tentu pemain saya bertekad untuk merebut emas, tapi dengan hal ini tentu ia kecewa," tambahnya.

Sementara itu pelatih Kota Jambi Otavianus mengatakan pemainnya dominan dijalamnya pertandingan. Dan pemainnya sempat down ketika ada insiden.

"Ketika ada insiden yang memicu hal-hal diluar konteks sepak bola pemain saya down, dan dibabak kedua saya memasukan pemain yang lebih siap dengan situasi," jelasnya.

"Diluar hal yang terjadi. Sesuai target saya membawa Kota Jambi menang. Setelah 38 tahun puasa medali emas dari cabang sepak bola," pungkasnya.

Baca: Tanjab Barat Raih Perunggu Cabang Sepak Bola Porprov XXII Jambi 2018

Baca: VIDEO Penonton Adu Jotos di Atas Ring, Final Tinju Porprov Jambi 2018, Petinju Pingsan

Baca: DETIK-DETIK Massa Naik ke Ring, Perkelahian Massal saat Final Tinju Porprov Jambi 2018 Malam Hari

Penulis: yogi
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved