Penghujung Tahun, Kinerja Beberapa OPD di Batanghari Dinilai Baik

Hingga penghujung tahun 2018 pemerintah terus berusaha meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur

Laporan Wartawan Tribunjambi Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN – Hingga penghujung tahun 2018 pemerintah terus berusaha meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur bidang pendidikan dan kesehatan, dengan beberapa OPD sudah menunjukkan hasil baik, Minggu (25/11).

Dikutip dari Bappeda, hal tersebut diketahui dilihat dari kegiatan pokok yang dilaksanakan melalui program pembangunan rehabilitasi sarana dan prasarana pendidikan, di antaranya pemetaan sarana prasarana pendidikan pengadaan meubelair sekolah SD dan SMP. Pembangunan sarana dan prasarana peningkatan mutu pendidikan SD (DAK) dan Pembangunan sarana dan prasarana peningkatan mutu pendidikan SMP (DAK).

Baca: Rozario Marshal Alias Hercules Preman yang Pernah Menjadi Pejuang Bersama Kopassus di Timor Timur

Kepala Bappeda Batanghari Mulawarmansyah melalui sekretarisnya Tesar Alin menerangkan, dalam melaksanakan arah kebijakan pembangunan infrastruktur bidang pendidikan dan kesehatan terdapat program dan kegiatan pembangunan.

"Melalui program pembangunan rehabilitasi sarana dan prasarana pendidikan diharapkan semakin bertambahnya persentase sekolah yang memiliki sarana dan prasarana sesuai dengan SPM," Ujarnya

Baca: Presiden AS Mengaku Kalah dalam Perang Vietnam, Mengejutkan Ternyata Ini Menjadi Penyebab

Persentase sekolah yang memiliki sarana dan prasarana sesuai dengan SPM dari Tahun 2016, Tahun 2017 sampai dengan Tahun 2018 mengalami peningkatan, dimana Tahun 2016 sebesar 80%, Tahun 2017 sebesar 83,96% dan Tahun 2018 sebesar 84,01%.

“Indikator kinerja tersebut telah terlaksana sesuai dengan RPJMD Kabupaten Batang Hari,” Tambahnya.

Dikatakannya pula, pembangunan infrastruktur bidang pendidikan dan kesehatan selama periode 2016–2021 adalah pembangunan infrastruktur pendidikan, pemeliharaan infrastruktur pendidikan. juga pembangunan infrastruktur kesehatan, dan pemeliharaan infrastruktur kesehatan.

Baca: Miris Sekali, Orang Tua ini Tebus Jenazah Bayinya dengan BPKB Karena Tak Miliki BPJS di RS Cirebon

Di antaranya dengan melalui program pengadaan, peningkatan dan perbaikan sarana dan prasarana puskesmas puskesmas pembantu dan jaringannya.

“Persentase puskesmas yang memiliki sarana dan prasarana sesuai standar dari Tahun 2016 - 2018 mengalami peningkatan dimana Tahun 2016 sebesar 41,18%, Tahun 2017 sebesar 60% dan Tahun 2018 sebesar 76,47%. Ini sudah mencapai target yang ditetapkan,” ungkapnya.

Baca: VIDEO: Minim Biaya, Jenazah Bayi Ini Terpaksa Ditebus Pakai BPKB di Rumah Sakit Kabupaten Cirebon

Selanjutnya, program pengadaan, peningkatan sarana dan prasarana rumah sakit pada Tahun 2018 mengalami peningkatan dibandingkan dengan Tahun 2017 dimana Tahun 2018 sebesar 72% dan Tahun 2017 sebesar 70%. (usn)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved