Baru 50 Persen Masyarakat Sarolangun Konsumsi Ikan

Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Sarolangun, mengajak seluruh masyarakat Sarolangun

Baru 50 Persen Masyarakat Sarolangun Konsumsi Ikan
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Wahyu Herliyanto

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN- Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Sarolangun, mengajak seluruh masyarakat Sarolangun untuk meningkatkan kegemaran mengkomsumsi ikan dalam kehidupan sehari-hari.

Ajakan tersebut diserukan dengan kata sandi "ayo makan ikan", yang terus disosialisasikan kepada seluruh lapisan masyarakat baik di pedesaan ataupun di perkotaan.

Plt Kadisnakan, Asnawi mengatakan bahwa mengkonsumsi ikan akan dapat meningkatkan kesehatan tubuh, kecerdasan otak dan kekuatan tubuh dalam meningkatkan sistim kekebalan tubuh.

Kata Asnawi, setiap ekor ikan baik ikan laut, ikan sungai atau juga ikan danau, yang banyak macam-macam jenis ikan, mengandung Protein, Vitamin, Omega, Lemak Esensial, Mineral, dan Omega.

"Khususnya terhadap anak-anak. Usia dini makan ikan, maka kuat, cerdas dan cukup gizi. Makanya kita himbau masyarakat kita untuk membiasakan anaknya sejak dini makan ikan," katanya.

Asnawi menjelaskan bahwa dalam satu tahun, berdasarkan standar nasional setiap orang harus bisa mengkomsumsi ikan sebanyak 18 Kg. Sementara berdasarkan catatan Disnakan Sarolangun, secara rata-rata masyarakat Sarolangun baru mengkomsumsi ikan 50 persen dari standar Nasional tersebut atau sekitar 9 Kg pertahun perkapita.

"Makanya kita ajak kembali masyarakat untuk gemar makan ikan. Ketersedian ikan kita masih banyak, baik yang ada di pasar, sungai atau juga kolam ikan, dalam satu tahun itu Sarolangun butuh 9.000 ton ikan," katanya. (*)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved