Pemilu 2019

Bilik Suara Cukup Sempit Untuk Buka Kertas Suara

Bilik suara terasa kecil ketika pemilih membuka surat suara dalam bilik. Tribunjambi.com mengikuti langsung menjadi peserta simulasi

Bilik Suara Cukup Sempit Untuk Buka Kertas Suara
TRIBUN JAMBI/HENDRI DUNAN
Simulasi pencoblosan di bilik suara. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Bilik suara terasa kecil ketika pemilih membuka surat suara dalam bilik. 

Tribunjambi.com mengikuti langsung menjadi peserta simulasi pemilu yang digelar oleh KPU Provinsi Jambi. Memilih untuk tidak membuka surat suara di depan meja KPPS ternyata menjadi kendala sendiri. Di dalam bilik suara, ketika ingin membuka surat suara yang cukup besar menjadi terasa sempit. Sehingga harus memiringkan badan atau sedikit mundur dari meja yang disediakan. Selain itu ada lima surat suara yang harus dibuka lipatannya dan harus dilipat kembali.

Baca: Kekurangan Bilik Suara Kardus Ditalang dari Bilik Periode Sebelumnya

Ukuran surat suara simulasi itu berbeda-beda. Khususnya ukuran surat suara calon presiden dan calon DPD. Sedangkan surat suara untuk DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten lebih kurang sama.

Meskipun pihak KPU mengatakan bahwa kelak surat suara asli bisa lebih besar. Atau surat suaranya berukuran sama tapi nama calegnya diperkecil. Karena susunan caleg untuk DPRD itu ada 10 nama, sedangkan kertas simulasi hanya memiliki delapan kolom nama.

Baca: Bilik Suara untuk Pemilu 2019 Sudah Didistribusikan ke Kabupaten/Kota

"Dalam simulasi ini hanya ada delapan kolom nama caleg. Tapi kita memiliki 10 daftar caleg. Kemungkinan surat suara bisa lebih besar dan lebar atau kolom nama yang diperkecil," ungkap Sanusi, Komisioner KPU Provinsi Jambi.

Baca: 1.840 Bilik Suara Diterima KPU Sarolangun, Tidak Ada yang Rusak

Penulis: dunan
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved