DPTHP II Kurang dari Wajib e-KTP Sarolangun, Ribuan Pemilih Terancam Tak Bisa Nyoblos

Data yang diperoleh Tribunjambi.com tersebut kurang dari jumlah Wajib e-KTP di Dinas Dukcapil Sarolangun yaitu sebanyak 223.445 jiwa.

DPTHP II Kurang dari Wajib e-KTP Sarolangun, Ribuan Pemilih Terancam Tak Bisa Nyoblos
Tribun Jambi/Wahyu Herliyanto
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sarolangun belum lama ini merilis Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) II yang berjumlah 196.200 jiwa. 

Laporan wartawan Tribun Jambi, Wahyu Herliyanto

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sarolangun belum lama ini merilis Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) II yang berjumlah 196.200 jiwa.

Sementara data yang diperoleh Tribunjambi.com tersebut kurang dari jumlah Wajib e-KTP di Dinas Dukcapil Sarolangun yaitu sebanyak 223.445 jiwa.

Bidang Komisioner Data dan Informasi KPU Sarolangun, Anif menyampaikan bahwa DPTHP II yang dikeluarkan tersebut ditetapkan berdasarkan data wajib memilih yang didapatkan dilapangan. Dan di semua kecamatan sudah terinput bertambah data pemilih pemula yang berumur 17 pada 17 april 2019 dan polisi dan tentara yang pensiun itu masuk pemilih.

“Terkait data yang dikeluarkan Dukcapil ini, kita masih menunggu progres dari mereka sejauh mana perekaman eKTP ini dilaksanakan,” terangnya, kamis (22/11)

Dijelaskannya bahwa, jika berdasarkan data yang dikeluarkan Dukcapil bahwa perekaman telah mencapai 76 persen, maka masih ada 25.977 masyarakat yang belum melakukan perekaman jika jumlah DPTHP II nya 196.200 jiwa.

“Makanya kita masih tunggu laporan dari mereka (Dukcapil,red),” jelasnya.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa jumlah DPTHP II masih bisa berubah jika ada laporan yang masuk terkait penambahan pemilih tersebut.

"Kita tunggu sampai dengan (31/12) kedepan," jelasnya.

Lanjutnya, jika hingga batas akhir waktu yang ditetapkan yaitu tanggal (31/12) masyarakat yang masuk dalam wajib eKTP ini belum juga melakukan perekaman, maka hak memilihnya akan hangus.

“Ini harus ditangani secara serius memang,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasi PIAK (Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan) Dukcapil Sarolangun Admo Darminto mengatakan bahwa data tersebut (wajib e-ktp) merupakan update hingga oktober 2018.

Dikatakannya bahwa banyak perubahan yang belum di update untuk periode November.
“Kita masih rekap untuk update terbaru, dan akan kita laporkan hasil terbarunya,” tegasnya.

Diketahui bahwa berdasarkan data Dukcapil Sarolangun periode Oktober, jumlah penduduk Kabupaten Sarolangun yakni sebanyak 316.210 jiwa. Sementara yang wajib KTP sebanyak 223.445 jiwa, yang telah melakukan perekaman sebesar 170.223 Jiwa dan yang belum melakukan perekaman sebesar 53.222 jiwa.

Baca: Syarif Fasha Tunjuk Fahmi Jadi Plt Bappeda Kota Jambi

Baca: 5 Makanan dan Minuman Ekstrem, Anda Mau Coba? Nomor 5 Memerlukan Keberanian Lebih

Baca: 2019, Pemkab Bungo Akan Gelontorkan Rp 250 Juta per Desa untuk Program GBD

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved