Polisi Panggil Grace Natalie Terkait Penistaan Agama, Tsamara Amany: Itu Lonceng Kematian

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie menyambangi Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (22/11/2018).

Polisi Panggil Grace Natalie Terkait Penistaan Agama, Tsamara Amany: Itu Lonceng Kematian
TRIBUNNEWS.COM/LENDI RAMADHAN
Ketua Dewan Pimpinan Pusan Partai Solidaritas Indonesia (DPP PSI), Isyana Bagoes Oka, Ketua Umum PSI, Grace Natalie dan beberapa anggota PSI, lakukan aksi damai dengan mendorong kereta bayi di Bundaran Patung Kuda, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (13/11/2015). 

TRIBUNJAMBI.COM - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia ( PSI) Grace Natalie menyambangi Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (22/11/2018).

Grace Natalie datang untuk memenuhi undangan klarifikasi kasus dugaan penistaan agama yang dilaporkan Sekretaris Jenderal Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) Zulkhair pada Jumat (16/11/2018).

Didampingi kuasa hukumnya, Grace Natalie menyatakan siap menjelaskan detail kasus ini hingga tidak terjadi kesalahpahaman.

"Kami siap mengikuti prosesnya. Kami percaya proses hukum yang ada di Indonesia dan kami akan memberikan keterangan yang sejelas-jelasnya hari ini," tutur Grace Natalie dikutip TribunJakarta.com dari Kompas.com.

Grace Natalie diketahui dilaporkan karena mengatakan PSI tidak akan mendukung perda yang berlandaskan agama, seperti perda Syariah dan Injil.

Politikus Tsamara Amany mengomentari Grace Natalie yang memenuhi panggilan polisi.

Tsamara Amany bahkan menyinggung soal dikriminalisasi.

Namun awalnya, Tsamara Amany mengatakan masyarakat Indonesia dapat belajar dari Grace Natalie.

Pasalnya menurut Tsamara Amany, Grace Natalie berani memenuhi panggilan polisi.

"Dari sosok Grace Natalie, kita bisa belajar keberanian," tulis Tsamara Amany dikutip TribunJakarta.com dari laman Twitter, pada Kamis (22/11/2018).

Halaman
1234
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved