Program Warga Desa Sadar Bahaya Kebakaran Lahan dan Hutan, Asian Agri Beri Penghargaan Untuk 4 Desa

Program DBA tersebut merupakan komitmen Asian Agri dalam mendukung program pemerintah untuk mencegah kebakaran lahan dan hutan

Program Warga Desa Sadar Bahaya Kebakaran Lahan dan Hutan, Asian Agri Beri Penghargaan Untuk 4 Desa
IST/Asian Agri
Manager PT.RAU, Bibit Sembering pada saat meyerahkan award Desa Bebas Api kepada Kades Suo-suo, Urista 

TRIBUNJAMBI.COM - Program Desa Bebas Api (DBA) yang digagas Asian Agri sejak tahun 2016 dinilai berhasil menyadari masyarakat Jambi bahwa pentingnya pencegahan kebakaran lahan dan hutan.

Program DBA tersebut merupakan komitmen Asian Agri dalam mendukung program pemerintah untuk mencegah kebakaran lahan dan hutan untuk desa-desa di sekitar perusahaan.

Rilis yang diterima Tribunjambi.com sebagai apresiasi Asian Agri kepada masyarakat desa yang telah sadar menjaga kelestarian lingkungan yang sehat dan pengendalian kebakaran lahan, Asian Agri memberikan reward berupa dana pembinaan sebesar Rp 400 juta.

Ada empat desa di sekitar wilayah operasional PT Rigunas Agri Utama (RAU) unit bisnis Asian Agri yang memperoleh reward tersebut, diantaranya Desa Tuo Sumay, Desa Teriti, Desa Suo-suo dan Desa Muara Sekalo dengan reward Rp.100 juta perdesa.

Secara simbolis reward itu diserahkan pada 15 November 2018, di PT RAU Kebun Tebo, yang dihadiri Senior Manager PT RAU, Bibit Sembiring, Manager Plasma Adensius Tarigan, Team CSR Eko Budi, Humas PT RAU Ahmad Bastari dan Kades Tuo Sumay Maspuat, Kades Teriti Raden Sopli, Kades Suo-suo Urista, Kades Muara Sekalo Suherman serta para crew leader 4 desa.

Baca: Videonya Viral, Ini yang Terjadi Pada Remaja Wanita yang Terjungkal Dibonceng Saat Mencoba Wheelie

Senior Manager PT RAU, Bibit Sembiring menyampaikan, pembentukan Desa Bebas Api adalah sebuah terobosan mendukung program pemerintah dalam hal pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

"Tujuannya adalah untuk menciptakan kondisi lingkungan yang sehat dan terjaga, karena lingkungan yang sehat akan memberikan kehidupan yang sehat. Dahulu di 4 desa ini banyak hot spot (titik api), sehingga desa ini menjadi terkenal, tapi dikenal karena kebakarannya," ujarnya.

Menurutnya, dampak kebakaran lahan dan hutan pasti akan banyak menimbulkan kerugian, karena berhubungan dengan aspek kesehatan, ekonomi, lingkungan dan sosial.

Baca: Kalahkan Juara Bertahan, Tim Tenis Meja Bungo Raih Emas di Nomor Beregu Putri

"Maka dari itu melalui program binaan desa bebas api inilah Asian Agri mengajak masyarakat untuk sadar akan bahaya kebakaran dan turut berperan serta dalam mendukung program desa bebas api yang pada akhirnya untuk mensejahterakan masyarakat juga," ucapnya.

Sementara itu, Manager Plasma PT RAU, Adensius Tarigan menambahkan, lingkungan yang sehat sangat penting bagi manusia, untuk itu perlu dijaga secara bersama-sama. Untuk menciptakan itu, perlu kerjasama antara masyarakat, pihak perusahaan dan pemerintah.

Halaman
12
Editor: bandot
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved