BRI Syariah Target Akhir Bulan Chip Semua, Ini 5 Keuntungannya

Perbankan terus serukan untuk penukaran kartu ATM/Debet berlogo GPN dengan teknologi chip kepada masyarakat Jambi.

BRI Syariah Target Akhir Bulan Chip Semua, Ini 5 Keuntungannya
TRIBUN JAMBI/FITRI AMALIA
Kartu GPN dari BRI Syariah. 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Fitri Amalia

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Perbankan terus serukan untuk penukaran kartu ATM/Debet berlogo GPN dengan teknologi chip kepada masyarakat Jambi. Hal ini juga merupakan ketentuan dari Bank Indonesia (BI) yang mewajibkan pemasangan teknologi chip pada kartu ATM/Debet.

Amir Mahmud, Pimpinan Cabang BRI Syariah (BRIS) Jambi mengatakan sebagian nasabahnya telah menukarkan kartu ATM/Debet yang lama dengan kartu berlogo GPN dengan teknologi chip. Ia menargetkan akhir bulan ini seluruh nasabah BRIS telah menggantikan kartunya. Pihaknya juga meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat dan mendorong nasabahnya agar meluangkan waktunya untuk menukar kartu yang lama.

Baca: Didukung Pemprov, Pengguna Kartu ATM/Debet Diimbau Beralih ke GPN. Ini Manfaatnya

"Sebagian nasabah kita sudah menukarkan kartu biasa ke chip, kita targetkan akhir bulan ini semua nasabah sudah mengganti kartu, nasabah nasabah juga kita terus imbau dan melalui marketingnya untuk mengimbau nasabahnya masing-masing agar mengganti kartunya," ujarnya.

Mengganti kartu ini menurutnya juga untuk keamanan nasabah sendiri dalam bertransaksi. Hal ini karena kartu Berlogo GPN dengan teknologi chip sudah didesain sedemikian rupa keamanannya.

Baca: Bank Indonesia Kampanyekan GPN di Jambi

"Kalo belum menukar kartu biasa (dengan chip), dampaknya nanti ke nasabah sendiri kalo belum ditukar, takutnya kalo terjadi apa apa kan, ini juga untuk terhindar dari kejahatan perbankan, penukaran ini juga gratis, gak dikenakan biaya," tuturnya.

Bank Indonesia juga mendorong masyarakat untuk menggunakan kartu ATM/Debet berlogo GPN dan menukarkan kartu ATM/Debet di bank terdekat. Sesuai ketentuan, yaitu Peraturan Anggota Dewan Gubernur No.19/10/PADG/2017 tanggal 20 September 2017 tentang Gerbang Pembayaran Nasional disebutkan bahwa, penerbit diminta memastikan bahwa nasabah pemegang kartu ATM/Debet memiliki minimal 1 kartu berlogo GPN pada 1 Januari 2020.

Baca: Pemprov Jambi Dukung Program GPN

Ketentuan penerbitan kartu berlogo GPN tersebut, sudah mulai berlaku sejak 1 Januari 2018 lalu. Oleh karena itu, masyarakat dihimbau menukarkan kartu ATM/Debet lama ke Kartu ATM/Debet berlogo GPN di bank terdekat, dengan membawa kartu ATM/Debet lama, KTP dan buku tabungan.

"Untuk keperluan tersebut tidak dikenakan biaya atau gratis, namun demikian tidak boleh diwakilkan," ujar Bayu Martanto, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi.

Baca: BSM Jambi Siap Layani Nasabah Untuk Dapatkan Kartu ATM GPN, Target Selesai 2020

 Bayu juga menjelaskan, melalui ATM/Debet berlogo GPN, masyarakat dapat memperoleh 5 manfaat, yakni dapat digunakan untuk transaksi di semua kanal pembayaran di seluruh Indonesia. Bertransaksi juga aman dan nyaman karena dilengkapi fitur keamanan terstandarisasi serta seluruh proses dilakukan di dalam negeri. Selanjutnya biaya transaksi relatif lebih efisien. 

"Manfaat lainnya, masyarakat tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar untuk transaksi. Biaya administrasi relatif murah karena pemrosesan transaksi dilakukan semuanya di dalam negeri," pungkas Bayu. 

Baca: Kepala BI Provinsi Jambi Imbau Masyarakat Ganti ATM Biasa ke Kartu Berlogo GPN, Ini Alasannya

Penulis: fitri
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved