Hati-hati, Belasan Ranjau Lubang Tersebar di Jalan Lintas Muara Bulian

Kondisi jalan lintas Jambi Muara Bulian semakin memprihatinkan, tercatat terdapat belasan titik jalan rusak dan berlubang

Hati-hati, Belasan Ranjau Lubang Tersebar di Jalan Lintas Muara Bulian
tribunjambi/abdullah usman
Kondisi jalan lintas Jambi Muara Bulian semakin memprihatinkan, tercatat terdapat belasan titik jalan rusak dan berlubang berpotensi terjadinya kecelakaan, Selasa (20/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Kondisi jalan lintas Jambi Muara Bulian semakin memprihatinkan, tercatat terdapat belasan titik jalan rusak dan berlubang berpotensi terjadinya kecelakaan, Selasa (20/11).

Pantauan tribunjambi.com di lapangan, kondisi jalan lintas yang menghubungkan antara Batanghari Kota jambi tersebut, terdapat beberapa kerusakan dengan tingkat kerusakan yang beragam. Sedikitnya terdapat belasan kerusakan jalan yang dapat membahayakan pengendara.

Baca: Petisi Untuk Baiq Nuril, Permintaan Khusus Pada Jokowi

Sebelumnya beberapa hari yang lalu, sempat terjadi kecelakaan tunggal yang diakibatkan lubang di tengah jalan. Dalam kecelakaan tersebut mengakibatkan kemacetan hingga belasan kilo meter dan mengganggu arus lalu lintas.

Kondisi jalan lintas Jambi Muara Bulian semakin memprihatinkan, tercatat terdapat belasan titik jalan rusak dan berlubang berpotensi terjadinya kecelakaan, Selasa (20/11/2018).
Kondisi jalan lintas Jambi Muara Bulian semakin memprihatinkan, tercatat terdapat belasan titik jalan rusak dan berlubang berpotensi terjadinya kecelakaan, Selasa (20/11/2018). (tribunjambi/abdullah usman)

Dikatakan Zainul (34) warga Desa Rantau Puri Kecamatan Muara Bulian menuturkan, kondisi jalan berlubang dan rusak ini sangat membahayakan bagi pengendara. Baik kendaraan angkutan maupun kendaraan pribadi lainnya.

Baca: Kronologi Atlet Tenis Meja Suhaimi Meninggal Usai Berlaga di Porprov Jambi 2018

" Kadang kecelakaan tersebut terjadi selain tabrakan juga kecelakaan tunggal, misal kemarin truk angkutan masuk lobang sehingga terguling dan muatan tumpah ke tengah jalan. Ada juga kecelakaan karena pengendara saling menghindari lubang jalan," jelasnya kepada tribunjambi.com.

Sepengetahuannya, perbaikan tambal sulam pernah dilakukan namun tidak bertahan lama. Tercatat sebelum hari raya Idul Fitri perbaikan sempat dilakukan oleh dinas terkait namun saat ini kondisinya sudah tidak lagi mulus seperti sebelumnya.

" Ditambah sekarang lobamg lobang tadi hanya ditimbun dengan tanah kuning, kalo huja tentu akan mengakibatkan jalan menjadi becek dan licin," tambahnya.

Sementara itu, Amran (40) satu dari sopir kendaraan yang setiap hari melewati jalur tersebut mengatakan, dirinya sama seperti sopir lainnya memiliki trayek yang harus berburu debgan waktu.

Baca: Tiga Jimat yang Dititip Soeharto ke Prabowo Saat Berangkat Perang, Ini Dia Kisahnya

Bagaimana mau mendapat penghasilan lebih jika perjalanan yang hanya berjarak beberapa kilo saja membutuhkan waktu yang panjang.

" Sedangkan kalo jalanan lancar be masih belum biso maksimal, apolagi kalo ado kecelakaan apo lagi sampe guling di jalan tekor lah," ujarnya.

Diakuinya, dirinya terkadang lebih memilih jalur alternatif untuk menghindari kemacetan dan menghemat waktu tempuh perjalanan. Satu di antaranya dengan menempuh jalur Nes yang kondisinya lebih bagus dan cukup sepi.

" Tapi dak setiap hari jugo lewat sano bang, kalo pas ado kejadian bae di jalan lintas macam kecelakaan maren tu pasti macet. Lagian kalo lewat Nes penumpang seseran sepi," ujarnya.

Mereka berharap, para pemerintah baik Kabupaten maupun provinsi dapat segera menyelesaikan permasalahan tersebut. Mengingat jalur tersebut menjadi jalan bagi mereka untuk mengais rezeki. Ditambah saat ini hasil kebun cenderung murah dan biaya hidup semakin tinggi. (usn)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved