Musibah Banjir

Rumah Terendam Banjir, Sejumlah Warga di Desa Kota Baru Tanjabtim Mengungsi ke Rumah Tetangga

Tingginya curah hujan akhir-akhir ini membuat kanal-kanal meluap dan merendam belasan rumah penduduk di Rt 13 Desa Kota Baru,

Rumah Terendam Banjir, Sejumlah Warga di Desa Kota Baru Tanjabtim Mengungsi ke Rumah Tetangga
TRIBUN JAMBI/ZULKIFLI
Rumah warga di Geragai Tanjabtim sudah sepekan terendam banjir. 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Tingginya curah hujan akhir-akhir ini membuat kanal-kanal meluap dan merendam belasan rumah penduduk di Rt 13 Desa Kota Baru, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Dari pantauan Tribunjambi.com, di lapangan tampak ketinggian air banjir setinggi lutut orang dewasa dan telah menggenangi lantai sejumlah rumah warga di desa Kota Baru. 

Tidak terlihat aktivitas warga  di rumahnya karena warga memilih mengungsi ke rumah tetangga yang tidak terendam banjir.

Baca: Ini yang Harus Dilakukan Perempuan dalam Keterlibatan Pengawasan Pemilu

Surtini, satu diantara warga setempat kepada Tribunjambi.com, menyampaikan banjir sudah terjadi sejak satu pekan terakhir. Namun belum juga surut bahkan airnya bertambah tinggi.

Ia mengaku sudah tidak dapat lagi melakukan aktivitas di rumah, karena air sudah masuk ke dalam rumahnya.

"Di dalam rumah sudah kebajiran semua Mas, terpaksa untuk sementara mengungsi di rumah terangga dulu," katanya.

Surtini berharap, ada langkah dari pemerintah daerah untuk mencegah terjadinya banjir tersebut. Karena di wilayah itu termasuk menjadi langganan banjir saat musim hujan tiba.

Sementara itu, Kepala Desa Kota Baru, Maryono menjelasakan, banjir yang terjadi di desanya tersebut disebabkan adanya penumpukan sampah dan rumput di kanal sehingga mengganggu kelancaran aliran air. Ditambah lagi intensitas hujan yang cukup tinggi, sehingga air meluap hingga ke rumah warga.

Selain itu Maryono mengaku, pihaknya telah berkoordinasi dengan PT WKS untuk meminta bantuan penyedotan sampah yang menyumbat serta melaporkan peristiwa banjir tersebut kepada Pemda Tanjabtim.

"Kita berharap kedepan tidak ada lagi banjir seperti ini yang merendam rumah warga," harap Maryono.

Baca: Puluhan Hektare Sawah Mengalami Puso Akibat Banjir

Baca: Satu Rumah dan Satu Pohon Roboh di Bungo , BPBD Imbau Warga Waspada

Penulis: Zulkifli
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved