Desa Air Hitam Laut Belum Teraliri Listrik, PLN Janji Bangun Akhir Tahun Ini

Hingga saat ini, Desa Air Hitam Laut Kecamatan Sadu, Tanjab Timur belum teraliri listrik dari PLN. Untuk memenuhi kebutuhan listrik,

Desa Air Hitam Laut Belum Teraliri Listrik, PLN Janji Bangun Akhir Tahun Ini
TRIBUNJAMBI/EKO PRASETYO
Warga serta para santri dari pondok pesantren di Desa Air Hitam, Kabupaten Tanjung Jabung Timur naik pompong menuju bibir Pantai Darussalam, untuk mengikuti prosesi mandi Safar, Rabu (15/11/2017) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK  -  Hingga saat ini, Desa Air Hitam Laut Kecamatan Sadu, Tanjab Timur belum teraliri listrik dari PLN. Untuk memenuhi kebutuhan listrik, warga setempat masih menggunakan diesel yang dibelinya masing-masing dan sebagian lagi menggunakan pembangkit listrik tenaga surya atau solar sell yang hanya hidup pada malam hari saja. 

Warga Desa Air Laut, Dea saat dibincangi Tribunjambi.com beberapa waktu lalu menyebutkan, ia kini menggunakan mesin diesel untuk penerangan pada malam hari. Dalam satu bulan ia bisa menghabiskan hingga Rp 800 ribu untuk membeli BBM.

Baca: Fachrori Minta PT EBN Benahi Fasilitas Angso Duo Baru

"Rata-rata warga di sini masih pake diesel, cuma hidup dari jam 6 sore aja sampai pagi. Kadang dak sampai pagi," katanya. 

Dea berharap agar pemerintah segera mengaliri listrik PLN ke tempatnya agar mereka dapat menikmati listrik siang dan malam dengan biaya yang lebih hemat. 

"Kami sangat berharap sekali. Karena di sini sangat dibutuhkan," pungkasnya.

Sementara itu, Pihak PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Muarasabak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) berjanji segera mengaliri listrik PLN ke Desa Air Hitam Laut, Kecamatan Sadu pada akhir tahun 2018 ini.

"Ya, di akhir tahun 2018 ini, PT. PLN Persero Rayon Muarasabak menargetkan bisa melistriki seluruh wilayah Desa Air Hitam Laut, Kecamatan Sadu," kata Manager PLN Rayon Muarasabak, Saddam Abdul Hakim.

Dia mengatakan, PLN Rayon Muarasabak memiliki program Tanjung Jabung Timur 100 persen berlistrik. 

"Khusus untuk Desa Air Hitam Laut, jaringan listrik akan disuplai dari Gardu Induk Muarasabak. Untuk dapat sampai ke Desa Air Hitam Laut, PLN membutuhkan sekitar 335 tiang listrik," sebutnya.

Baca: Tiga Bulan Latihan, Elisa Grolia Manalu Raih Emas Cabor Muathai di Porprov

Baca: Kelulusan Belum Diumumkan, BKD Minta Peserta Tes CPNS Tetap Pantau Portal Sscn

Namun demikian, PLN Rayon Muarasabak belum bisa memastikan tanggal pasti dilakukan pembangunan jaringan. 

"Mengingat PLN masih harus melakukan survei terlebih dahulu kelokasi untuk penanaman tiang dan pengukuran kebutuhan material yang dibutuhkan nantinya," sebutnya.

Saddam mengakui, bahwa untuk memperluas jaringan kelistrikan di Desa Air Hitam Laut tidak semudah membalik telapak tangan, melainkan banyak tantangan yang harus dihadapi.

"Diantaranya letak permukiman penduduk yang berjauhan serta kondisi minimnya infrastruktur jalan sehingga sedikit menyulitkan untuk membawa peralatan jaringan kelistrikan," tukasnya.

Baca: Usia 20-40 Tahun, Tiap Bulan Ada 30-an Janda dan Duda Baru di Merangin

Baca: Rumah Terendam Banjir, Sejumlah Warga di Desa Kota Baru Tanjabtim Mengungsi ke Rumah Tetangga

Baca: Ini yang Harus Dilakukan Perempuan dalam Keterlibatan Pengawasan Pemilu

Penulis: Zulkifli
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved