Serapan Anggaran

Baru 59,68 Persen Anggaran yang Terserap, Bupati Ngaku Belum Puas

Realisasi anggaran baik fisik dan keuangan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Kerinci hingga 31 Oktober 2018,

Baru 59,68 Persen Anggaran yang Terserap, Bupati Ngaku Belum Puas
ist
Bertepatan dengan Festival 1000 Kopi, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi melakulakan penandatangana MoU Kerjasama Pengembangan Potensi Ekonomi Daerah dan Serah Terima PSBI Klaster Kopi di Kabupaten Kerinci, Sabtu (7/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Herupitra 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Realisasi anggaran baik fisik dan keuangan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Kerinci hingga 31 Oktober 2018, masih belum maksimal. Dari data yang diperoleh total serapan anggaran sebesar 59,68 persen, terdiri dari fisik/langsung 64,15 persen dan keuangan/tidak langsung sebesar 57,11 persen.

Meskipun masih rendah realisasikan anggaran, namun Bagian Ekobang Setda Kerinci tetap optimistis realisasi fisik dan keuangan sesuai dengan target yang ditetapkan pemerintah Kabupaten Kerinci hingga akhir tahun nanti.

Baca: Desa Air Hitam Laut Belum Teraliri Listrik, PLN Janji Bangun Akhir Tahun Ini

Hal itu diketahui saat rapat evaluasi yang digelar Pemkab Kerinci, di Aula Kantor Bupati Kerinci, Senin (19/11) siang. Rapat dipimpan langsung Bupati Adi Rozal didampingi Sekda Gasdinul Gazam.

Bupati Adi Rozal usai rapat mengatakan, berdasarkan evaluasi triwulan ketiga realigasi fisik di setiap OPD rata-rata sudah tinggi. Namun untuk realisasi keuangan masing-masing OPD masih sangat rendah.

“Keuangan yang masih rendah, itu karena ada beberapa kendala, seperti harus menyiapkan SPj,” ungkap Bupati.

Diungkapkannya, seharusnya memasuki akhir Oktober serapan anggaran sudah mencapai 75 persen. Namun ia menyebut jika dibandingkan dengan tahun lalu mengalami peningkatan.

“Secara umum saya mengucapkan terimakasih kepada OPD sudah melaksanakan kegiatan. Walaupun sebenarnya saya belum puas dengan hasil ini, karena seharusnya hingga oktober rata-rata harus sudah 75 persen serapan anggarannya,” ucapnya.

Apa lagi lanjutnya, hingga oktober masih ada OPD yang serapan anggarannya masih dibawah 60 persen. Walaupun ada OPD yang serapan anggarannya telah mencapai 90 persen lebih.

Baca: Fachrori Minta PT EBN Benahi Fasilitas Angso Duo Baru

Baca: Tiga Bulan Latihan, Elisa Grolia Manalu Raih Emas Cabor Muathai di Porprov

“Ya ada satu dua OPD yang serapannya di bawah 60 persen. Untuk itu dia meminta kepada OPD untuk tidak lalai terutama terkait pembayaran kepada pihak ketiga jika memang itu sudah siap,” ujarnya.

Halaman
12
Penulis: heru
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved