Longsor di Jalan Sungai Penuh-Tapan, Pengendara Nekat Terobos Lumpur Setinggi 1 Meter

Setelah berhasil dibersihkan beberapa hari lalu, longsor di jalan Sungai Penuh-Tapan Sumbar kembali terjadi.

Longsor di Jalan Sungai Penuh-Tapan, Pengendara Nekat Terobos Lumpur Setinggi 1 Meter
tribunjambi/herupitra
Pantauan Tribunjambi.com, di lokasi longsor Km 35 jalur Sungai Penuh-Tapan Sumbar, Minggu (18/11/2018) sore, terdapat ratusan roda empat dan roda enam didua arah tertahan di sepanjang jalan. Longoran membuat tanah berlumpur setinggi 1 meter di badan jalan sulit dilalui. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Setelah berhasil dibersihkan beberapa hari lalu, longsor di jalan Sungai Penuh-Tapan Sumbar kembali terjadi. Ratusan kendaraan di jalan Nasional Km 35 pun terjebak.

Pantauan Tribunjambi.com, di lokasi longsor Km 35, Minggu (18/11/) sore, terdapat ratusan roda empat dan roda enam didua arah tertahan di sepanjang jalan. Longoran membuat tanah berlumpur setinggi 1 meter di badan jalan sulit dilalui.

Baca: Orang Biasa Tak Akan Kuat, Begini Mengerikannya Latihan Pasukan Khusus TNI dengan Peluru Tajam

Pantauan Tribunjambi.com, di lokasi longsor Km 35 jalur Sungai Penuh-Tapan Sumbar, Minggu (18/11/2018) sore, terdapat ratusan roda empat dan roda enam didua arah tertahan di sepanjang jalan. Longoran membuat tanah berlumpur setinggi 1 meter di badan jalan sulit dilalui.
Pantauan Tribunjambi.com, di lokasi longsor Km 35 jalur Sungai Penuh-Tapan Sumbar, Minggu (18/11/2018) sore, terdapat ratusan roda empat dan roda enam didua arah tertahan di sepanjang jalan. Longoran membuat tanah berlumpur setinggi 1 meter di badan jalan sulit dilalui. (tribunjambi/herupitra)

Untuk bisa sampai ke tujuan, mobil pembawa sayur-mayur nekat menerobos. Tidak sedikit merek aterjebak di tengah jalur longsor.

Syafriadi salah satu pengendara mengatakan, pemerintah dan pihak terkait diminta serius menangani pembersihan tanah sehingga pengendara tidak bermalam di hutan.

Baca: Saat Pendekar Sakti Mandraguna Banten Bekingi Kopassus dari Ilmu Hitam di Misi Penyelamatan Sandera

"Seharusnya pemerintah fokus menangani longsor. Supaya bahan pokok tidak naik. Apalagi mobil tangki BBM sudah semalam terjebak, tentu pasokan BBM Pom Bensin kosong," ujar Syafriadi.

"Pemerintah segera menurunkan alat berat, sudah satu hari pengendaraan antre di sini," harapnya.

Danpos Puncak Polsek Sungaipenuh, Aiptu Dahril mengukapkan, longsor terjadi sejak Sabtu (17/11) sore hingga saat ini hanya bisa dilalui kendaraan roda empat dengan dibantu dorongan pengendara.

Baca: Masih Ingat Kakek 75 Tahun Menikahi Gadis Cantik 25 Tahun? Begini Kondisi Keduanya Sekarang

"Sejak tadi malam kita di lokasi membantu pengendara, sampai sekarang belum ada alat berat," ujar Aiptu Dahril.(*)

Penulis: heru
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved