Ini yang Dilakukan Dishub Tanggapi Laporan Masyarakat

Sementara secara angka dengan diberlakukannya pemasangan rambu, hingga kini upaya tersebut telah menekan angka volume truk batubara.

Ini yang Dilakukan Dishub Tanggapi Laporan Masyarakat
tribunjambi/abdullah usman
Ratusan sopir truk batubara geruduk kantor DPRD Batanghari, para sopir menuntut pemerintah revisi Perbub terkait batubara dan membebaskan pemblokiran warga, Selasa (7/8/2018) lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Fadly

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Angkutan batubara yang melintas diluar jam operasi akan di didang ditempat oleh aparat gabungan Kabupaten Batanghari.

Wing Gunariadi, Kepala Bidang Perhubungan darat dan Perkereta apian Dishub Provinsi Jambi menyampaikan, kegiatan ini dilakukan untuk menanggapi pengaduan masyarakat terkait masih membandelnya angkutan batubara di luar jam operasional.

Baca: Ini Alasan Batanghari Dipilih untuk Terapkan Sidang Ditempat untuk Truk Batubara yang Nakal

Baca: Sidang Ditempat, Truk Batubara yang Melintas di Luar Jam Operasi

"Tiap hari dapat laporan ada yang melanggar jam, walaupun jumlahnya satu dua," ungkapnya, Kamis (15/11).

Sementara secara angka dengan diberlakukannya pemasangan rambu, hingga kini upaya tersebut telah menekan angka volume truk batubara.

"Biasanya sehari ada 2000 kini hanya sekitar 700 an," ujarnya.(*)

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved