Harga Buah Kelapa Turun Drastis, Petani Kelapa di Desa Sungai Baung Mengeluh

Petani kelapa di Desa Sungai Baung keluhkan harga buah kelapa turun drastis. Harga buah kelapa di Kabupaten Tanjab Barat tepatnya di Desa Sungai Baung

Harga Buah Kelapa Turun Drastis, Petani Kelapa di Desa Sungai Baung Mengeluh
TRIBUN JAMBI/DARWIN SIJABAT
Seorang petani kelapa sedang mengupas kulit kelapa untuk dijadikan kopra. 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Darwin Sijabat

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Petani kelapa di Desa Sungai Baung keluhkan harga buah kelapa turun drastis.

Harga buah kelapa di Kabupaten Tanjab Barat tepatnya di Desa Sungai Baung dalam tiga bulan terakhir mengalami penurunan harga yang drastis. Bahkan turunnya harga satu buah kelapa mencapai Rp 450.

Tentunya hal ini membuat petani kelapa saat ini kembali menjerit, pasalnya harga jual kelapa dalam dua bulan terakhir terjun bebas hanya di hargai Rp 450.

Baca: Hari Ini Listrik dan PDAM Angso Duo Lama akan Diputus

Salah seorang petani kelapa di Desa Sungai Baung Kecamatan Pengabuan, Feri membenarkan jika harga buah kelapa saat ini jauh menurun jika dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

"Saat ini harga kelapa hanya dihargai Rp 450/biji, sedangkan sebelumnya harga buah kelapa ini tidak kurang dari Rp 1.700/ bijinya," ungkapnya.

Dengan turunnya harga buah kelapa ini dirinya dan petani kelapa lain mengaku mengeluh. Pasalnya harga jual tidak sebanding lagi dengan harga upah maupun perawatan pohon kelapa itu sendiri.

Hal senada juga dikatakan Latifah, bahwa saat ini harga buah kelapa turun drastis. Ia menyebutkan, turunnya harga buah kelapa ini belum tau pasti apa penyebabnya. Namun kuat dugaannya harga saat ini permainan para tengkulak nakal.

Latifah bersama petani lainnya berharap semoga pemerintah dapat memberi solusi dengan menaikkan kembali harga buah kelapa ini. Agar petani, khususnya kelapa di Tanjab Barat dapat berpengasilan lebih dari saat kemarin. Sebab dengan harga yang turun ini akan menyulitkannya sebagai ibu rumah tangga, dikarenakan penghasilan berkurang.

Baca: Sempat Jadi Kenek Angkot, Diburu Satpol PP, Kini Karir Daeng Meroket di Bank Mantap

Baca: Kembali Ungkap Jaringan Penyelundupan Benih Lobster, 10 Orang Diamankan di Kawasan Paal Merah

Penulis: Darwin
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved