Sungai Batang Merao 'Makan korban', Warga Berlarian ke Sungai

Warga Desa Siulak Panjang, Kecamatan Siulak, Minggu (10/11) sekitar pukul 15.00 Wib, heboh dengan adanya informasi

Sungai Batang Merao 'Makan korban', Warga Berlarian ke Sungai
TRIBUN JAMBI/HERUPITRA
Jasad terlihat mengapung bagian dangkal Sungai Batang Merao. 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Warga Desa Siulak Panjang, Kecamatan Siulak, Minggu (10/11) sekitar pukul 15.00 Wib, heboh dengan adanya informasi hanyutnya seorang nenek warga Siulak Panjang.

Mia, salah seorang warga membenarkan sungai Batang Merao kembali memakan korban. Salah seorang warga Siulak Panjang hanyut dibawa arus deras sungai Batang Merao, kejadian ini membuat geger warga Siulak.

"Kejadian ini membuat warga geger, warga berlarian ke sungai. Belum ada kejelasan siapa korban yang hanyut tersebut," ungkapnya.

Baca: Bilik Suara untuk Pemilu 2019 Sudah Didistribusikan ke Kabupaten/Kota

Belakangan, diketahui korban yang hanyut diarus deras sungai Batang Merao tersebut bernama Darnis (66) Binti Alamsyah warga RT 01 Desa Siulak Panjang, Kecamatan Siulak hanyut terbawa arus Sungai Batang Merao, Sabtu sore (10/11) sekitar pukul 15.00 wib

Informasi yang diterima, kejadian hanyutnya Darnis baru diketahui warga, pada saat penambang pasir tanpa sengaja melihat sesosok tubuh yang tersangkut di sungai yang dangkal, tepat di belakang Pasar Senen Siulak.

"Salah seorang penambang pasir melihat ada sosok orang mengambang di sungai dangkal, penambang pasir pun lalu memanggil teman saya, dengan berteriak minta tolong, dibantu masyarakat kami membawa korban ke pinggir sungai," kata Kapolsek Gunung Kerinci, Iptu Sahrum.

Kronologis kejadian, lanjut Kapolsek, korban diduga pulang dari sawah dengan menyeberangi sungai yang jaraknya sekitar 1 Kilometer, tiba-tiba korban jatuh ke tengah sungai.

Baca: Pengurus PMKRI Cabang Jambi Sanctus Agustinus Periode 2018-2019 Dilantik

Baca: 150 Profesional Mengajar di 20 SD di Kota Jambi, Begini Respon Pihak Sekolah

"Adapun saksinya Kurip (36) dan Ujang (42) warga Demong Sakti. Menurut keterangan pihak keluarga, korban punya riwayat sakit kepala yang secara tiba-tiba," sebutnya.

Ditambahkannya, saat ini jenazah korban sudah dibawa pihak keluarga ke rumah duka untuk dimakamkan. Pihak korban menolak visum, didasarkan atas surat pernyataan.

"Jenazah Korban telah diserahkan ke Ahli waris dalam hal ini atas nama Danuar, yang tidak lain adik Almarhumah," tutupnya.

Penulis: heru
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved