Hari Pahlawan

Peringatan Hari Pahlawan ala Siswa Zaman Now di Sarolangun

Ada banyak cara memperingati Hari Pahwalan, mulai dari berziarah ke Makam Pahlawan hingga menggelar berbagai iven positif

Peringatan Hari Pahlawan ala Siswa Zaman Now di Sarolangun
TRIBUN JAMBI/WAHYU HERLIYANTO
Pawai mengenakan pakaian nasiona, dan busana perjuangan oleh siswa-siswi SMPN 17 Sarolangun. 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Wahyu Herliyanto

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Ada banyak cara memperingati Hari Pahwalan, mulai dari berziarah ke Makam Pahlawan hingga menggelar berbagai iven positif seperti lomba-lomba di sekolah dan pagelaran drama perjuangan.

Seperti yang dilakukan siswa SMP Negeri 17 Sarolangun. Ratusan siswa turun ke jalan (pawai) dengan memakai pakaian yang tidak biasa. Sabtu (10/11).

Ya, baju ala pejuang yang mereka pakai. Terlihat beberapa siswa memakai baju kebaya, memakai bambu runcing dan atribut lain.

Baca: VIDEO: Detik-detik Insiden Surabaya Membara yang Tewaskan 3 Orang dan Lukai 8 Warga Lainnya

Meskipun sederhana dengan mengadakan pawai dan memakai baju ala pejuang namun antusias para pelajar sangat tinggi.

Hal tersebut menggambarkan akan pentingnya peringatan Hari Pahlawan bagi para pelajar zaman now ini.

Kepala SMP 17 Sarolangun, Idham Kholidi  mengatakan ini adalah sebagai ungkapan rasa kepedulian kita untuk merayakan hari pahlawan.

"Mereka ini adalah para kaum milenial yang harus mampu menauladani semangat juang para pahlawan dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan. Apa lagi di era globalisasi saat ini para pelajar harus mampu bersaing dan berprestasi sehingga mampu menghantarkan meraih kesuksesan di kemudian hari," sebut Idham.

Banyak cara untuk mengenang para Pahlawan kita dan meneruskan perjuangannya yaitu dengan meraih keberhasilan, seperti giat belajar dan memiliki jiwa karakter yang membangun.

Baca: Bupati Merangin akan Ganti Desain Pasar Rakyat

Baca: Jika Hujan Pasar Baru Jadi Becek, Pedagang Tutup Jualannya

Tidak hanya pawai mengenakan pakaian ala pejuang, beragam kegiatan memeriahkan Hari Pahlawan di SMP N 17 juga diselenggarakan seperti lomba mirip pahlawan dan pergelaran drama tentang perjuangan pahlawan.

Sementara salah seorang siswa, Anwar mengaku ini adalah sebagai rasa hormat kita kepada mendiang para pahlawan yang sudah susah-payah memperjuangkang hak-hak rakyat insonesia.

"Merdeka atau mati," serunya.

Menurutnya, sebagai anak muda jaman now harus mampu menghadapi era persaingan dan globalisasi yang sekarang sudah masuk ke era digital.

"Sekarang era digital kita manfaat digital ini sebagai wadah kita yang positif, jangan sampai era ini merusak masa depan kita," terangnya.

Baca: Mengaku Rugi, Pedagang Pasar Rakyat Merangin Kembali ke Pasar Baru

Baca: VIDEO: Sidang DKPP Menguak Fakta Baru, Begini Kronologi yang Dibacakan Ketua KPU Kota Jambi

Baca: Dulu Dua Kekuatan Menghadapi Moncong Senjata, Sekarang Pemanfaatan Teknologi Informasi

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved