Insiden Viaduk

Penonton Tergencet Kereta Api di 'Surabaya Membara' Tewas, Ini Tanggapan PT KAI Bilang

"Kelalaian panitia penyelenggara juga, karena tidak ada koordinasi dengan KAI, dan tidak ada imbauan atau larangan untuk ..."

Penonton Tergencet Kereta Api di 'Surabaya Membara' Tewas, Ini Tanggapan PT KAI Bilang
SURYA/SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
EVAKUASI - Petugas melakukan evakuasi pada korban yang luka saat terjatuh dari viaduk Jl Pahlawan untuk meonton gelaran Surabaya Membara karena tertubruk kereta yang melintas diatas viaduk, Jumat (9/11). Dua orang meninggal dalam kejadian itu dan enam mengalami luka-luka. 

TRIBUNJAMBI.COM, SURABAYA - Tiga orang meninggal dunia dan 19 orang terluka akibat tragedi saat drama kolosal 'Surabaya Membara'. Acara itu digelar di depan Tugu Pahlawan, Jalan Pahlawan, Surabaya, pada Jumat (9/11/2018) malam.

Sejumlah penonton drama kolosal "Surabaya Membara" yang berada di atas viaduk, tertabrak kereta api. Ada penonton yang terlindas dan jatuh dari ketinggian tujuh meter.

Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop VIII, Gatut Sutiyatmoko, memberikan komentar terkait kecelakaan kereta api yang menewaskan penonton 'Surabaya Membara' di Jembatan Perlintasan Kereta Api (Viaduk) Jalan Pahlawan Jumat malam (9/11/2018).

Diberitakan TribunWow dari Surya.co.id, panitia penyelenggara dikatakan oleh Gatut tidak melakukan koordinasi terkait acara yang digelar di sekitaran perlintasan kereta api itu.

"Kelalaian panitia penyelenggara juga, karena tidak ada koordinasi dengan KAI, dan tidak ada imbauan atau larangan untuk tidak menonton di jembatan viaduk KAI. Jalur kereta api (KA) tersebut aktif setiap hari, dilewati KA penumpang dan barang," kata Gatut setelah kejadian terjadi.

Baca: Link Live Streaming TV Online Semifinal Fuzhou China Open 2018 Marcus/Kevin Main 15.20 WIB

Baca: Cerita Saksi Mata Penonton Surabaya Membara Tergencet Kereta Api, Jatuh dari Ketinggian 7 Meter

Baca: Erikawati Pelajar Kelas 3 SD, Jadi Satu di Antara Korban Tewas saat Insiden Viaduk Surabaya Membara

Gatut menjelaskan, sesuai ketentuan Pasal 181 ayat (1) UU 23 2007, setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api, dilarang menyeret, menggerakkan, meletakkan, atau memindahkan barang di atas rel atau melintasi jalur kereta api.

Gatut juga menambahkan jalur kereta api tidak boleh digunakan untuk kepentingan lain selain untuk angkutan kereta api baik penumpang maupun barang.

Menurut penuturan Gatut, Kereta Api tidak dapat mengerem mendadak jika ada insiden khusus.

Dalam tragedi 'Surabaya Membara' Gatut menjelaskan bahwa pihaknya membunyikan semboyan 35 (suling lokomotif) dan mengurangi kecepatan sampai 15 kilometer per jam melihat banyaknya orang yang berada di Viaduk.

Padahal Gatut menjelaskan bahwa kecepatan normal KA hanya 30 kilometer per jam.

EVAKUASI - Petugas melakukan evakuasi pada korban yang luka saat terjatuh dari viaduk Jl Pahlawan untuk meonton gelaran Surabaya Membara karena tertubruk kereta yang melintas diatas viaduk, Jumat (9/11). Dua orang meninggal dalam kejadian itu dan enam mengalami luka-luka.
EVAKUASI - Petugas melakukan evakuasi pada korban yang luka saat terjatuh dari viaduk Jl Pahlawan untuk meonton gelaran Surabaya Membara karena tertubruk kereta yang melintas diatas viaduk, Jumat (9/11). Dua orang meninggal dalam kejadian itu dan enam mengalami luka-luka. (SURYA/SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ)

Menanggapi pernyataan dari Humas PT KAI, panitia menyebut telah mengingatkan penonton drama kolosal 'Surabaya Membara' untuk segera turun.

Diberitakan Surya.co.id, Ketua Komunitas 'Surabaya Membara' M Taufik Hidayat, menyebutkan bahwa insiden yang terjadi di Viaduk Jalan Pahlawan di luar kendali dari panitia.

Baca: Cerita Saksi Mata Penonton Surabaya Membara Tergencet Kereta Api, Jatuh dari Ketinggian 7 Meter

Baca: Politik Genderuwo Masih Berbuntut, Fadli Zon Bilang Tak Tersindir, Malah Komentari Presiden Jokowi

Baca: Jadwal dan Prediksi Persebaya Vs PSM Makassar Siaran Langsung Indosiar Malam Ini Liga 1 2018

Editor: duanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved