Penyelundupan Benih Lobster

Cara Pelaku Bikin Tempat Penampungan Sementara 60 Ribu Benih Lobster Sebelum Diselundupkan

Sebelum dikirim ke luar negeri, puluh ribuan benih lobster asal Pulau Jawa yang diamankan tim gabungan dari Bareskrim Polri

Cara Pelaku Bikin Tempat Penampungan Sementara 60 Ribu Benih Lobster Sebelum Diselundupkan
tribunjambi/rian aidilfi afriandi
Sebelum dikirim ke luar negeri, puluh ribuan benih lobster asal Pulau Jawa yang diamankan tim gabungan dari Bareskrim Polri, Polda Jambi, Polresta Jambi dan BKIPM Jamb, Jumat (9/10/2018) sore ini singgah terlebih dahulu di gudang milik Imam Santoso, warga RT 29, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rian Aidilfi Afriandi.

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sebelum dikirim ke luar negeri, puluh ribuan benih lobster asal Pulau Jawa yang diamankan tim gabungan dari Bareskrim Polri, Polda Jambi, Polresta Jambi dan BKIPM Jamb, Jumat (9/10) sore ini singgah terlebih dahulu di gudang milik Imam Santoso, warga RT 29, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung.

Saat penggerebekan oleh tim gabungan, di gudang tersebut, terdapat sebuah kolam besar yang berisikan benih-benih lobster.

Kepala BKIPM Jambi, Ade Samsudin mengatakan, kolam atau bak itu merupakan penampungan atau pembongkaran sementara, sebelum dikemas lagi.

Ade menyebutkan, proses pembuatan tempat penampungan sementara oleh pelaku cukup sederhana agar bibit-bibit lobster yang bakal dikirim itu bisa bertahan.

Sebelum dikirim ke luar negeri, puluh ribuan benih lobster asal Pulau Jawa yang diamankan tim gabungan dari Bareskrim Polri, Polda Jambi, Polresta Jambi dan BKIPM Jamb, Jumat (9/10/2018) sore ini singgah terlebih dahulu di gudang milik Imam Santoso, warga RT 29, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung.
Sebelum dikirim ke luar negeri, puluh ribuan benih lobster asal Pulau Jawa yang diamankan tim gabungan dari Bareskrim Polri, Polda Jambi, Polresta Jambi dan BKIPM Jamb, Jumat (9/10/2018) sore ini singgah terlebih dahulu di gudang milik Imam Santoso, warga RT 29, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung. (tribunjambi/rian aidilfi afriandi)

"Pelaku menampung di dalam bak yang diisi dengan air laut. Kemudian, bak tersebut diberikan filter untuk menampung kotoran dari benih-benih lobster tersebut," sebut Ade, Sabtu (10/11).

Dalam kasus ini, selain lebih kurang 60 ribu benih lobster jenis mutiara dan pasir yang diamankan, polisi juga menyita sejumlah barang bukti.

Sebelum dikirim ke luar negeri, puluh ribuan benih lobster asal Pulau Jawa yang diamankan tim gabungan dari Bareskrim Polri, Polda Jambi, Polresta Jambi dan BKIPM Jamb, Jumat (9/10/2018) sore ini singgah terlebih dahulu di gudang milik Imam Santoso, warga RT 29, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung.
Sebelum dikirim ke luar negeri, puluh ribuan benih lobster asal Pulau Jawa yang diamankan tim gabungan dari Bareskrim Polri, Polda Jambi, Polresta Jambi dan BKIPM Jamb, Jumat (9/10/2018) sore ini singgah terlebih dahulu di gudang milik Imam Santoso, warga RT 29, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung. (tribunjambi/rian aidilfi afriandi)

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 56.306 ekor benih lobster, 3 tabung oksigen besar, 3 tabung oksigen kecil, 1 kolam besar, 200 galon aqua 16 liter berisi air laut, 11 box sterofom, 1 alat tembak oksigen, 1 buku, 3 kulkas, 2 pompa air dan 1 ac pendingin kolam.

Lihat foto-fotonya di bawah ini:

Sebelum dikirim ke luar negeri, puluh ribuan benih lobster asal Pulau Jawa yang diamankan tim gabungan dari Bareskrim Polri, Polda Jambi, Polresta Jambi dan BKIPM Jamb, Jumat (9/10/2018) sore ini singgah terlebih dahulu di gudang milik Imam Santoso, warga RT 29, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung.
Sebelum dikirim ke luar negeri, puluh ribuan benih lobster asal Pulau Jawa yang diamankan tim gabungan dari Bareskrim Polri, Polda Jambi, Polresta Jambi dan BKIPM Jamb, Jumat (9/10/2018) sore ini singgah terlebih dahulu di gudang milik Imam Santoso, warga RT 29, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung. (tribunjambi/rian aidilfi afriandi)
Dokter Yusrizal Saputra saat menjalani proses rekontruksi, Rabu (7/11/2018). Yusrizal ditetapkan sebagai tersangka setelah menyuntik seorang bidan sebanyak 56 kali.
Dokter Yusrizal Saputra saat menjalani proses rekontruksi, Rabu (7/11/2018). Yusrizal ditetapkan sebagai tersangka setelah menyuntik seorang bidan sebanyak 56 kali. (Tribun Batam/Wahib Wafa)
Sebelum dikirim ke luar negeri, puluh ribuan benih lobster asal Pulau Jawa yang diamankan tim gabungan dari Bareskrim Polri, Polda Jambi, Polresta Jambi dan BKIPM Jamb, Jumat (9/10/2018) sore ini singgah terlebih dahulu di gudang milik Imam Santoso, warga RT 29, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung.
Sebelum dikirim ke luar negeri, puluh ribuan benih lobster asal Pulau Jawa yang diamankan tim gabungan dari Bareskrim Polri, Polda Jambi, Polresta Jambi dan BKIPM Jamb, Jumat (9/10/2018) sore ini singgah terlebih dahulu di gudang milik Imam Santoso, warga RT 29, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung. (tribunjambi/rian aidilfi afriandi)
Sebelum dikirim ke luar negeri, puluh ribuan benih lobster asal Pulau Jawa yang diamankan tim gabungan dari Bareskrim Polri, Polda Jambi, Polresta Jambi dan BKIPM Jamb, Jumat (9/10/2018) sore ini singgah terlebih dahulu di gudang milik Imam Santoso, warga RT 29, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung.
Sebelum dikirim ke luar negeri, puluh ribuan benih lobster asal Pulau Jawa yang diamankan tim gabungan dari Bareskrim Polri, Polda Jambi, Polresta Jambi dan BKIPM Jamb, Jumat (9/10/2018) sore ini singgah terlebih dahulu di gudang milik Imam Santoso, warga RT 29, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung. (tribunjambi/rian aidilfi afriandi)

(*)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved