Karena Cantik, Anak SMP Diperkosa Ayahnya

Rupa cantik Melati (nama samaran) justru jadi musibah. Ia diperkosa oleh ayah kandungnya. Bukan sekali, tapi berkali-kali.

Karena Cantik, Anak SMP Diperkosa Ayahnya
Ilustasi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI- Rupa cantik Melati (nama samaran) justru jadi musibah. Ia diperkosa oleh ayah kandungnya. Bukan sekali, tapi berkali-kali.

Di hadapan polisi, SK ayah kandung Melati mengaku tergiur dengan paras cantik anaknya yang masih belia. Hal ini disampaikan Kasatreskrim Polres Muarojambi, AKP Afrito Baro Baro saat menggelar konferensi pers beberapa waktu lalu. 

"Menurut pelaku tujuan melakukannya karena ingin memuaskan nafsunya untuk berhubungan badan dengan korban," sebutnya.

Baca: Ibu Tuti Tursilawati: Mengapa Anak Saya Dihukum Mati? Dia yang Diperkosa

Sebelumnya, diberitakan bahwa nasib malang menimpan Melati (14) warga Kecamatan Taman Rajo, Kabupaten Muarojambi. Gadis belia yang masih duduk di SMP ini beberapa kali diperkosa ayahnya sendiri.

Kasatreskrim mengatakan, jika perbuatan tersebut dilakukan pelaku dalam keadaan sadar. Diketahui bahwa pelaku dan korban tinggal di rumah bersama adik korban.

"Sementara istrinya sudah setahun yang lalu pergi meninggalkan mereka, dikenakan pelaku sering melakukan KDRT kepada istrinya," jelasnya.

Dari pengakuan korban sebelum diperkosa, pelaku selalu mengancam korban.

"Pelaku mengancam korban dengan berkata 'kau jangan bilang dengan orang' sambil mengepalkan tangan kanan yang diarahkan ke korban," kata Afrito.

Atas perbuatan tersebut, pelaku disangkakan dengan pasal 76 d junto pasal 81 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang RI nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak pasal 64 KUHP pidana.

"Ancaman hukumannya minimal lima tahun penjara serta maksimal 15 tahun dan karena pelaku adalah orangtuanya maka ancaman pidananya ditambah sepertiga sehingga menjadi 20 tahun," terangnya.

Penulis: syamsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved