Kawanan Curas Beraksi di Mandiangin, Petugas Polisi Nyaris Ditusuk Pelaku

"Saat itu, ke empat pelaku memukuli korban yang membawa ikan tersebut, dan uang, handphone diambil pelaku," jelas Kapolres.

Kawanan Curas Beraksi di Mandiangin, Petugas Polisi Nyaris Ditusuk Pelaku
tribunjambi/wahyu
Pelaku curas yang sempat melawan dan menusuk petugas polisi, berhasil diringkus 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Wahyu Herliyan

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Jajaran Kepolisian Polsek Mandiangin, berhasil meringkus empat kawanan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas).

Penangkapan pelaku curas tersebut dilakukan petugas di daerah rawan kriminalitas yaitu di Rangkiling Simpang, Kecamatan Mandiangin, Kamis (8/11) dini hari.

Kapolres Sarolangun, AKBP Dadan Wira Laksana mengatakan, tindak pindana pencurian dengan kekerasan ini terjadi pada pukul 02.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB dini hari di wilayah Kecamatan Mandiangin.

Pelaku curas yang ditangkap jajaran Polres Sarolangun
Pelaku curas yang ditangkap jajaran Polres Sarolangun (tribunjambi/wahyu)

Dalam menjalankan aksinya, pelaku berjumlah empat orang yang semua adalah warga Mandiangin.

Menurut Kapolres, pada dini hari sekira pukul 02.00 WIB, keempat pelaku menghentikan dua mobil Pick Up L 300 yang bermuatan ikan. Lalu pada saat dihentikan, keempat pelaku membawa mobil dan korban ke suatu tempat yang sepi.

"Saat itu, ke empat pelaku memukuli korban yang membawa ikan tersebut, dan uang, handphone diambil pelaku," jelas Kapolres.

Baca: Daftar 19 Kecelakaan Lion Air Sebelum Peristiwa JT610, Ini Jumlah Penyebab Terbanyak

Dengan kecepatan info yang didapat, dan kesungguhan tim bilang Kaporles Saroalngun, satu jam setelah kejadian, anggota langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku. Saat dilakukan penangkapan kata Wira, hanya satu pelaku yang berhasil diamankan.

"Pada saat dilakukan penangkapan yang tidak jauh dari TKP, pelaku ada melakukan perlawanan terhadap petugas. Pada saat itu pelaku menggunakan senjata tajamnya dan menusuk anggota ke arah dada, dan kebetulan anggota kita sudah menggunkan body vest, sampai sobek," jelas Kapolres.

Baca: Air Rebusan Pembalut, Pengakuan Anak Jalanan dan Penjelasan Dokter Benarkah Bikin Efek Nge-fly

Pada saat itu juga pelaku dilumpuhkan, namun ketiga pelaku lain berhasil melarikan diri, saat ini dalam daftar pencarian orang (DPO).

Nama pelaku yang sudah kita amankan atas nama Ibrahim. Yang DPO sekarang adalah AM, Muzani kemudian Kiki, mereka warga Mandiangin.

"Kami akan lakukan penangkapan dan lakukan pencarian terhadap DPO," kata kapolres.

Baca: Di Usia ke 10, Angka Kemiskinan Kota Sungaipenuh Turun Drastis

Untuk kondisi korban, saat ini korban sudah dilakukan visum dan ada sejumlah luka lebam di muka dan barang bukti ada yang hilang berupa HP dan uang senilai 4 juta di bawa kabur oleh pelaku lainnya.

Barang bukti sudah diamankan berupa satu unit kendaraan L 300 nomor polisi BH 8573 MN, satu unit L 300 BH 8507 HJ, satu unit sepeda motor supra fit warna hitam biru tanpa nomor polisi, sebilah senjata tajam jenis pisau bergagang kayu bertuliskan M. Nasir Cirebon, juga disita.

Baca: Reses di Kelurahan Rantau Rasau I, Ihsan Yunus Tinjau Jembatan Untuk Anak-anak Pergi Mengaji

Untuk mempertanggung jawabkan apa yang telah dilakukan, tersangka dikenakan pasal, 365 ayat 2 dan ancaman hukuman 12 tahun penjara.(*)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved