Akibat Banjir, Harga Beras Solok Naik

Bencana banjir berdampak pada kenaikan harga kebutuhan sembilan bahan pokok terutama beras di sejumlah pasar tradisional.

Akibat Banjir, Harga Beras Solok Naik
KOMPAS.com/Andri Donnal Putera
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Heri Prihartono

TRIBUNJAMBI.COM, TEBO - Bencana banjir berdampak pada kenaikan harga kebutuhan sembilan bahan pokok terutama beras di sejumlah pasar tradisional.

Kenaikan yang cukup signifikan terjadi pada beras yang berasal dari daerah yang juga terkena banjir seperti Sumatera Barat atau yang dikenal masyarakat luas Bareh Solok dan beras Padang.

Harga Bareh Solok dan Beras Padang di sejumlah Pasar tradisional Tebo yang normalnya dihargai Rp 110 ribu/10 Kg meroket menjadi Rp 145 ribu/10 Kg atau rata-rata naik Rp 3000 ribu/Kg.

"Sudah sepekan ini harga beras Padang berbagai jenis naik tajam dari Rp 110 ribu menjadi Rp 145-150 ribu/10 Kg," ungkap Febri Distributor Beras Solok di Pasar Sarinah Rimbo Bujang.

Namun kenaikan harga beras dari Provinsi Lampung dan Pulau Jawa tidak terlalu signifikan yakni naik Rp 2000 rupiah/10 Kg. Demikian juga harga gula pasir dan harga telur ayam.

" Untuk beras yang dari Lampung dan Pulau Jawa naik hanya Rp 2000/10 Kg, untuk gula pasir dan telur masih harga normal," katanya.

Kenaikan harga Beras Solok dan Beras Padang yang banyak diminati pengusaha restoran dikarenakan faktor cuaca dan banjir. Diprediksi kenaikan Beras Solok dan Padang tidak akan berlangsung lama.

"Biasanya naiknya tidak lama, awal tahun sampai menjelang puasa justru harga cenderung turun, kalau kenaikan sekarang memang faktor cuaca di daerah penghasil beras," pungkasny. (*)

Penulis: heri prihartono
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved