Festival Mandi Safar Berlangsung Meriah, Ribuan Warga Padati Pantai Babussalam

Festival Mandi Safar di Desa Air Hitam Laut, Kacamatan Sadu, Kabupaten Tanjantim yang digelar Pemkab Tanjabtim melalui Dinas

Festival Mandi Safar Berlangsung Meriah, Ribuan Warga Padati Pantai Babussalam
Tribun Jambi/Zulkifli
Ribuan orang dari Desa Air Hitam Laut dan luar Kabupaten Tanjabtim memadati bibir Pantai Babussalam. Mereka hadir untuk mengikuti dan menyaksikan puncak kegiatan Festival Mandi Safar yang digelar pada Rabu (7/11). 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Festival Mandi Safar di Desa Air Hitam Laut, Kacamatan Sadu, Kabupaten Tanjantim yang digelar Pemkab Tanjabtim melalui Dinas Pariwisata Budaya, Pemuda Olah Raga Kabuaten Tanjung Jabung berlangsung meriah. Ribuan pengunjung padati kawasan Pantai Babussalam tempat dilaksanakanannya kegiatan, pada Rabu (7/11).

Pengunjung yang hadir datang dari berbagai wilayah baik lokal maupun di luar kabupaten Tanjung Jabung Timur bahkan luar Provinsi Jambi.

Mandi Safar merupakan tradisi warga Desa Air Hitam Laut sejak dulu dan masih dilakukan hingga saat ini. Mandi safar dilakukan dengan niat dan berdoa kepada Allah SWT agar dijauhkan dari bala dan musibah.

Berbagai rangkaian kegiatan dilaksanakan untuk memeriahkan festval mandi Safar tahun ini seperti lomba mallanjong, lomba kaligrafi, dan lomba memasak bagi ibu-ibu. Rangkaian kegiatan digelar sejak 4 November yang puncaknya pada Rabu 7 November 2018 tepatnya pada hari Rabu akhir bulan Safar dalam kalender Islam.

Puncak kegiatan dilakukan dengan peserta bersama-sama mandi ke laut yang dibekali dengan daun sawang yang bertuliskan doa yang diselipkan di kepala yang diikat dengan kain putih.

Pada puncak kegiatan ini juga di meriahkan dengan penampilan artis ibu kota Nelfi KDI, serta group pelawak Jambi Wak Kocai untuk menghibur peserta dan wisatawan.

Kegiatan ini dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur, unsur Fokopimda Tanjabtim, serta para kepala OPD dan tokoh agama masyarakat Kecamatan Sadu.

Bupati Tanjung Jabung Timur pun ikut serta mandi bersama-sama dengan ribuan pengunjung lainya.

Dalam sambutannya sebelum kegiatan Mandi Safar dimulai, Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Timur Romi Hariyanto menegaskan pelaksanaan event festival mandi safar ini tidak ada maksud apa-apa, murni hanya ingin melestarikan adat istiadat warga desa Air Hitam Laut.

"Dan tentunya harapan kita kedepan event ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk datang ke bumi sepucuk nipah serumpun nibung," kata Romi.

Halaman
12
Penulis: Zulkifli
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved