86 Desa dan Kelurahan di Batanghari yang Rawan Banjir, Ini Daftarnya

"Data tersebut memang berdasarkan data tahun sebelumnya. Namun, hampir setiap tahun selalu desa-desa itu saja..."

86 Desa dan Kelurahan di Batanghari yang Rawan Banjir, Ini Daftarnya
Tribun Jambi/Abdullah Usman
BPBD Kabupaten Batanghari. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Berdasarkan data BPBD 2017, hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Batanghari masuk kategori waspada banjir. Bahkan di satu kecamatan, hampir seluruh desanya terdampak banjir.

Sekretaris BPBD Kabupaten Batanghari, Samral, mengatakan berdasarkan data 2017, ada 86 desa kelurahan rawan Banjir. Sisanya hanya beberapa karena berada di dataran tinggi.

"Data tersebut memang berdasarkan data tahun sebelumnya. Namun, hampir setiap tahun selalu desa-desa itu saja yang berdampak banjir dari Tujuh kecamatan yang berada di Batanghari kecuali Bajubang," jelas Samral kepada tribunjambi.com, Rabu (7/11).

Berdasarkan data, beberapa kecamatan yang terdampak banjir terparah di antaranya Kecamatan Maro Sebo Ulu (MSU). Dari total 16 desa di sana, hanya dua Desa yang tidak terkena banjir, yaitu Desa Rawa Mekar dan Mekar Sari. Selebihnya turut diwaspadai, seperti Desa Sungai Ruan Ulu, Sungai Ruan Ilir, Sungai Lingkar, Teluk Leban, Bulu Kasap, Olak Kemang, dan lainnya.

Di Kecamatan Mersam, 13 di antaranya terendam banjir. Seperti Desa Sengkati, Tanjung, Sungai dan Desa Puar. Lima desa sisanya tidak terendam, yaitu Desa Bukit Harapan, Melati Jaya, Tapak Sari, dan tanjung Putra.
Di Kecamatan Tembesi, dari 14 desa, enam desa terendam, sisanya tidak. Di Kecamatan Bathin, dari 17 desa, 12 desa terendam 5 desa tidak.Di Kecamatan Bulian, dari 21 desa kelurahan, ada 17 desa terendam.

"Dari beberapa kecamatan tersebut, Kecamatan Pemayung ada 19 desa kelurahan semuanya terkena banjir, namun tidak merata. Kecamatan Tembesi karena di Tembesi merupakan wilayah pertemuan air sungai," jelas Samral

"Saat ini, status masih masuk kategori siaga darurat, " tuturnya.

Camat Pemayung, M Amin, tidak menampik data tersebut. Memang setiap tahun Pemayung menjadi kecamatan langganan banjir. Hampir seluruh desa dan kelurahan terkena banjir. Namun, ada juga yang tidak terdampak.

"Kalau dikatakan secara keseluruhan Kecamatan Pemayung terkena banjir, memang ya. Namun, tidak semua kecamatan dan kelurahan permukiman kita yang kena ada juga yang tidak terutama di wilayah dataran tinggi," kata Amin.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, dia mengingatkan warganya terutama yang berada di pinggir bantaran Sungai batanghari untuk waspada dan siaga terhadap banjir. Terutama melihat cuaca yang saat ini berubah-ubah.

"Kalau untuk saat ini, memang saya belum menerima laporan terkait warga yang terkena banjir, kategori tinggi," tuturnya.

Baca: 1.840 Bilik Suara Diterima KPU Sarolangun, Tidak Ada yang Rusak

Baca: Tampil Super Seksi, Video Penampilan Maria Ozawa di Pesta Ulang Tahun Barbie Nouva di Bali

Baca: Detik-detik Penangkapan Maria Ozawa di Bali, Petugas Sempat Minta Selfie

Penulis: Abdullah Usman
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved