Musibah Banjir

Banjir di Kecamatan VII Koto Ilir Sudah Tenggelamkan Rumah Warga

Banjir juga terjadi di Kecamatan VII Koto Ilir, tepatnya di Desa TKPI, Balai Rajo, Paseban dan Pasir Mayang.

Banjir di Kecamatan VII Koto Ilir Sudah Tenggelamkan Rumah Warga
TRIBUN JAMBI/HERI PRIHARTONO

Laporan Wartawan Tribun Jambi Heri Prihartono

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA TEBO - Banjir juga terjadi di Kecamatan VII Koto Ilir, tepatnya di Desa TKPI, Balai Rajo, Paseban dan Pasir Mayang.

Di TKPI lahan pertanian sekitar 10 hektare terendam sedangkan rumah warga belum ada yang terendam.

Menurut Syarif Camat setempat, rumah model panggung masih dapat terhindar dari banjir.

Namun di Balai Rajo akses jalan desa menuju ponton penyeberangan Eks PT. IFA putus karena banjir. Desa Paseban juga terdapat  rumah terendam lebih kurang 12 rumah.

Baca: Tes Sesi Pertama CPNS Muarojambi di SMAN Titian Teras, Hanya 3 yang Penuhi Passing Grade

"Jalan di Dusun Sago juga banjir dan jembatan dari Dusun Sukoberajo menuju Desa Pasir Mayang juga kena banjir, akses jalan dari ponton penyeberangan ke desa tersebut juga putus kena luapan Sungai Batanghari," kata Syarif.

Masyarakat diminta  hati-hati  dan tetap waspada karena debit  air sungai diprediksi terus bertambah. "Semoga tidak ada bencana yang sangat besar apalagi korban jiwa. Tim terpadu  VII Koto Ilir sudah turun ke lokasi banjir. Tim tersebuf unsur forkomfincam, dinas instansi, kades dan perangkat desa, BPD," kata Syarif.

Banjir juga terjadi di sejumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Tebo, akibat hujan beberapa hari terakhir.

Banjir terparah terjadi di Kecamatan VII Koto Ilir, sementara di kecamatan lain juga terjadi namun dalam skala kecil.

"Untuk Rimbo Ulu banjir masih tingkat kewajaran sebatas sungai dan rawa airnya melimpah tapi belum sampai membanjiri pemukiman warga," kata camat Rimbo Ulu Siti Nariyah kepada Tribunjambi.com.

Hal yang sama juga terjadi di kecamatan Tengah Ilir. Menurut Richi Camat setempat, banjir terjadi di Desa Lubuk Madrasah.

Baca: Server Bermasalah, Puluhan Peserta Tes CPNS Muarojambi Keluar Ruangan

Baca: Hanya Ada 27 dari 1.799 Peserta Tes CPNS Tanjabtim yang Penuhi Passing Grade SKD, yang Tidak Lulus?

Hanya saja belum terlalu berdampak, dan skalanya masih kecil sehingga belum ada upaya evakuasi.

" Sudah ada banjir, tapi masih kecil Pagi langsung surut," kata Richi.

Penulis: heri prihartono
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved