Bencana Banjir di Kerinci, Ini yang Disampaikan Bupati Adi Rozal

Disamping itu, terkait bencana yang terjadi di Kerinci, dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk membudayakan Gotong royong.

Bencana Banjir di Kerinci, Ini yang Disampaikan Bupati Adi Rozal
TRIBUNJAMBI/HENDRI DEDE PUTRA
Banjir yang menggenangi wilayah Kabupaten Kerinci, beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Beberapa hari terakhir Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh diterjang banjir. Masih tingginya curah hujan, Bupati Kerinci Adi Rozal, menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dengan bencana yang disebabkan hujan.

"Kepada masyarakat yang ada di sekitar pengunungan, sungai dan dataran ketinggian serta daerah berpotensi banjir diharapkan untuk mewaspadai kemungkinan terjadi bencana susulan seperti banjir dan longsor," sebutnya.

Disamping itu, terkait bencana yang terjadi di Kerinci, dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk membudayakan Gotong royong.

Baca: Banjir di Kecamatan VII Koto Ilir Sudah Tenggelamkan Rumah Warga

"Budaya Gotong royong kerinci perlu kita pertahankan," harapannya.

Sementara itu, untuk mengatasi sementara bencana yang terjadi di desa, bupati Kerinci menyebutkan bisa menggunakan Dana Desa (DD). Sambil menunggu pemerintah kecamatan dan kabupaten turun kelapangan.

"Ya, biasanya untuk karung saja harus menunggu dari pemerintah kecamatan dan kabupaten, kan bisa dimanfaatkan Dana Desa untuk bencana, minimal 1 persen," ungkapnya.

Baca: FOTO-FOTO Banjir Luapan Air Sungai Batanghari Rendam Beberapa Desa di Tebo

Selain itu, untuk penertiban bangunan yang berada di pinggir aliran sungai, dirinya menekankan kepada dinas dan masyarakat untuk disiplin dan mengikuti ketentuan, sehingga bisa mengurangi dampak bencana.

"Harapan kita, masyarakat bisa mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB), sehingga dampak bencana, minimal bisa dikurangi," cetusnya.

Baca: Kerabat Menangis Melihat Kondisi Jenazah Janry Efrianto Tiba, Orangtua Melangkah Gontai

Selain hal tersebut diatas, peran tokoh masyarakat, tokoh adat, serta alim ulama dalam hal pentingnya tata ruang dalam pembangunan.

"Masih banyak masyarakat yang belum mengerti pentingnya IMB, makanya peran semua elemen sangat penting," jelasnya. (*)

Penulis: heru
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved