Waspada Bencana

Curah Hujan Tinggi, Longsor Terjadi di Sejumlah Titik di Kerinci. Akses Jalan Tertutup

Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan tanah longsor di beberapa titik di Kabupaten Kerinci. Longsoran tidak sampai menutup

Curah Hujan Tinggi, Longsor Terjadi di Sejumlah Titik di Kerinci.  Akses Jalan Tertutup
TRIBUN JAMBI/HERUPITRA
Longsor yang terjadi di Desa Sungai Deras, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci. 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan tanah longsor di beberapa titik di Kabupaten Kerinci. Longsoran tidak sampai menutup total akses jalan, namun dua unit rumah dikabarkan mengalami kerusakan.

Informasi yang didapatkan tribunjambi.com beberapa titik longsor terjadi di ruas jalan Bangko-Kerinci, Sabtu (3/11). Tepatnya d iwilayah bedeng lima dan sekitarnya, Kecamatan Batang Merangin.

"Di Bedeng Lima ada dua titik longsor terjadi, dan di Muara Emat ada beberapa lagi longsor," kata Rizal pengendara mobil.

Baca: Setiap TPS Harus Punya Akses Disabilitas

Ia mengatakan, akibat longsor tersebut akses jalan menjadi terganggu. Sebab longsor menutupi sebagian badan jalan satu-satunya bagi warga Kerinci menuju Jambi ini.

"Kalau mobil kecil masih bisa lewat. Tapi kalau mobil besar, seperti truk tidak bisa melintas," ungkapnya.

Selain terjadi di Jalan Bangko Kerinci, longsor juga menimpa desa Sungai Deras, Kecamatan Air Hangat Timur. Bahkan longsoran tersebut merusak dua unit rumah milik warga.

Di Desa Sungai Deras, longsor terjadi selain tingginya intensitas hujan juga diakibatkan adanya aktivitas galian C. Bahkan sebelumnya warga setempat telah mengkhawatirkan akan terjadinya musibah ini.

"Lokasi tambang ilegal akhirnya makan korban. Dua unit rumah warga rusak, jalan tertutup longsor," ujar warga setempat, Sabtu (3/11).

Sebelumnya, masyarakat desa Sungai Deras, kecamatan Air Hangat Timur, yang berada di kawasan galian C tanah resah. Pasalnya, tanah bekas galian C, sudah mulai retak.

Baca: VIDEO: 1.562 Peserta CPNS kota Jambi Ikuti Ujian CAT, Banyak Tak Lolos Tes karakteristik Pribadi

Baca: VIDEO: Cek Lokasi Jogging Track di Kawasan Danau Sipin, Ini Temuan yang Dibahas Syarif Fasha

Hamid salah seorang warga setempat mengatakan, bahwa sejak galian C pengerukan tanah beroperasi, membuat masyarakat yang rumahnya di samping galian C itu resah, karena tanahnya diatasnya telah retak.

Dia menyebutkan setelah dilakukan pengerukan dibawahnya, lahan perkebunan masyarakat diatas terancam akan mengalami longsor.

Kini apa yang dikhawatirkan warga setempat benar-benar terjadi. Tanah tersebut mengalami longsor, tidak ada korban jiwa, namun dua unit rumah warga dilaporkan rusak.

Baca: Al Haris Canangkan Jumat Hijau

Baca: Usai Salat Jumat, Romi dan Ratusan Masyarakat Tanjabtim Salat Gaib untuk Korban Pesawat Lion Air

Penulis: heru
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved