Moeldoko Panen Raya Jagung di Tanjab Timur, Hasil Lahan Marginal Pasang-Surut 120 Ha

Panen raya jagung ini merupakan panen jagung teknologi budidaya jenuh air pada lahan pasang surut, dengan luas lahan 120 hektare h

Moeldoko Panen Raya Jagung di Tanjab Timur, Hasil Lahan Marginal Pasang-Surut 120 Ha
Tribun Jambi/Zulkifli
Kepala Kantor Staf Presiden Republik Indonesia Jend TNI (purn) Moeldoko dan jajarannya berkunjung ke Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Moeldoko merupakan Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) melakukan panen raya jagung, di Desa Karya Bakti, Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, pada Kamis (1/11). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Kepala Kantor Staf Presiden Republik Indonesia Jend TNI (purn) Moeldoko dan jajarannya berkunjung ke Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Moeldoko yang merupakan Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) melakukan panen raya jagung, di Desa Karya Bakti, Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, pada Kamis (1/11).

Panen raya jagung yang dilakukan Moeldoko merupakan panen jagung teknologi budidaya jenuh air pada lahan pasang surut, dengan luas lahan 120 hektare hamparan jagung.

Selain panen raya jangung pada kesempatan ini dilaksanakan penandatangan MoU antara IPB, PT FKS dan HKTI.

Saat diwawancarai Tribunjambi.com, Moeldoko mengatakan panen raya jagung kali ini merupakan pilot project di atas lahan marginal 120 hektare. Lahan ini sudah 15 tahun ditinggalkan petani.

Baca: Jelang Piala AFF 2018 - Timnas Indonesia Siap Pesta Gol Lewat Dua Bomber Garang Ini

Baca: 7 Perusahaan Penyedia Tentara Bayaran Terkuat di Dunia

Baca: Berapa Gaji Pilot dan Pramugari Lion Air? Ada yang Sampai Ratusan Juta per Bulan

"Tanjabtim menjadi pilot project di lahan pasang surut," ujar Moeldoko.

Dia mengatakan persoalan di lapangan saat ini, lahan pertanian tidak akan berhasil tanpa ada sentuhan teknologi. Selain itu, kapital dan pemodalnya harus ada, serta yang mengoordinasikan.

"Teknologi ada, permodal ada, offer-nya ada. Dan salah satunya tempat koordinasi para petani HKTI ini," jelasnya.

Dengan demikian, diharapkan pemda akan muncul, periset juga akan muncul dan pemodal. Jika semua sudah berkalobarisi, diharapan bisa mengubah situasi.

"Kita juga akan memintakan benih kepada Menteri Pertanian. Untuk sesegera mungkin dikirim ke Tanjabtim," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tanjung Jabung Timur, Romi Hariyanto, mengatakan pemerintah berterimakasih atas kunjungan Ketua Umum HKTI. Dia berharap apa yang disampaikannya dapat menambah semangat petani di Tanjabtim.

"Dengan kepedulian Ketum HKTI, kita harapkan ada perkembangan petani di Tanjabtim dan menambah semangat para petani," ujarnya.

Terkait fasilitas permodalan, bupati mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

"Secepatnya akan kita tindak lanjuti," kata Bupati.

Baca: Sherrin Tharia Harus Jualan Jilbab, Kondisi Keuangan Keluarga setelah Zumi Zola Ditahan KPK

Baca: Huruf PK Pada Pesawat-pesawat di Indonesia Ternyata Artinya Negara Jajahan

Baca: Laura Lazarus Bekas Pramugari yang Dua Kali Alami Kecelakaan Dengan Lion Air, Ungkap Kekecewaan

Penulis: Zulkifli
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved