Empat Paket Proyek Ditangani TP4D Kejari Batanghari

Tahun ini Kejaksaan Negeri Batanghari melakukan pengawalan, pengamana pemerintah dan pembangunan Daerah

Empat Paket Proyek Ditangani TP4D Kejari Batanghari
tribunjambi/abdullah usman
Tahun ini Kejaksaan Negeri Batanghari melakukan pengawalan, pengamanan pemerintah dan pembangunan Daerah (TP4D) terhadap enam paket proyek yang berada di Tiga OPD, Kamis (1/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Tahun ini Kejaksaan Negeri Batanghari melakukan pengawalan, pengamanan pemerintah dan pembangunan Daerah (TP4D) terhadap enam paket proyek yang berada di Tiga OPD, Kamis (1/11).

Enam proyek yang didampingi TP4D, tersebut berada pada tiga organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya di dinas PUPR Bidang Bina Marga, Dinas Perkebunan, dan Dinas Perkim Batanghari.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Muarabulian, Eko Joko Purwanto
Kasi Intel Kejaksaan Negeri Muarabulian, Eko Joko Purwanto (tribunjambi/abdullah usman)

Dikatakan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Muarabulian, Eko Joko Purwanto, kepada tribunjambi.com mengatakan, keempat proyek tersebut ada yang sudah selesai dan ada yang masih berjalan dengan progres mencapai 80 persen.

"Satu kegiatan di bidang bina marga, tiga kegiatan pada bidang pengairan. Kemudian Dinas Perkebunan dan Dinas Perkim masing-masing satu pekerjaan," Ujarnya.

TP4D dibentuk sebagai upaya awal atau langkah awal yang dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak pidana atau kejahatan. Upaya preventif merupakan usaha yang ditujukan untuk mencegah dan menangkal timbulnya kejahatan yang pertama kali.

Eko menerangkan, selain pendampingan dan pengawalan, kejaksaan negeri bersama cabang Kejaksaan Negeri Muara Tembesi, juga melakukan asitensi pada 9 OPD dan 22 desa.

" Anggaran pendampingan dan pengawalan di Kejari Muarabulian hanya enam kegiatan, makanya kita libatkan juga cabang kejari. Khusus untuk desa, asistensi paling dominan adalah pengelolaan dana desa," ujarnya.

Menurut Eko, tim TP4D Kejari Muarabulian dalam melakukan pengawalan didampingi tim teknis dari dinas pekerjaan umum. Pasalnya, pihak kejaksaan tidak dapat menyentuh langsung pada teknis dan ini membutuhkan tenaga ahli.

"Seperti pekerjaan pintu air, tim TP4D memanggil dan memberikan teguran kepada pelaksana karena ada dugaan persoalan dilapangan. Kemudian pada pengadaan sapi dinas perkebunan, terdapat 15 ekor sapi sakit dan satu ekor mati. Setelah kita cek, maka diganti oleh pihak penyedia di Lampung," jelasnya.

Saat ini secara global enam pekerjaan yang dikawal tim TP4D, sudah terealisasi 80 persen. Ketika pengecekan kelapangan bersama tim teknis membawa kontrak lengkap dengan RAB.

"Bersama tim teknis dinas PU, kita cek kualitas pekerjaan. Jika ditemukan ada kekurangan, maka akan dibuatkan change contrack order (CCO) ," jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas PUPR Batanghari Zulkifli mengatakan, terkait proyek pembanguan pintu air didua likasi dikawasan Muara Bulian, hingga saat ini pengerjaan terus dikejar. Meski sebelumnya sempat terjadi kendala dalam pengerjaannya namun dirinya optimis pengerjaan tersebut akan rampung tepat waktu.

" Kalo kemarin kan pada bagian pondasi meruoakan pekerjaan berat yang harus cepat dikerjakan, alhamdulillah sekarang sudah sekesai dan sudah 80 persen lebih. Tinggal tahap penyelesaian saja," ujarnya beberapa waktu lalu.

Dirinya juga mrngatakan, jrlang peralihan musim penghujan ini dirinya terus mengebut proses pengerjaan sehingga dapat segera rampung. Dan tidak menjadi kendala jika musim penghujan tiba dan volume air meningkat. (usn)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved